METRO PADANG

Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Penguatan BPR dan BPRS

0
×

Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Penguatan BPR dan BPRS

Sebarkan artikel ini
MUSDA PERBARINDO— Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setdako Padang, Didi Aryadi saat menghadiri Seminar dan Musda VII DPD Perbarindo Sumatra Barat dan Bengkulu di salah satu hotel di Kota Padang, Kamis (21/8).

PADANG, METRO–Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Naik Kelas, terutama melalui penguatan permodalan lewat Bank Pembiayaan Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS).

Hal ini diungkapkan Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setdako Padang, Didi Aryadi saat menghadiri Seminar dan Musda VII DPD Perbarindo Su­matra Barat dan Bengkulu di salah satu hotel di Kota Padang, Kamis (21/8).

“Keberadaan lembaga ke­uangan mikro ini diyakini mampu memperkuat sektor usaha kecil dan menjembatani kebutuhan masya­ra­kat agar tidak terjerat pin­jaman online,” jelas Didi.

Dikatakannya, peran Perbarindo menjadi sangat strategis di tengah maraknya persoalan pinjaman online (Pinjol) yang merugikan masyarakat.

Menurut dia, BPR dan BPRS dapat menjadi solusi konkret bagi pelaku UMKM dalam memperoleh akses pembiayaan yang lebih aman dan produktif.

Baca Juga  Pencarian Ikon Remaja Kota Padang 2026, Technical Meeting Duta Genre Dimulai

“Kerugian akibat pinjol sangat besar. Karena itu, peran BPR dan BPRS penting untuk memperkuat se­ka­ligus menjembatani kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Ketua DPD Perbarindo Sumatera Barat dan Beng­kulu, Syofian Sara, menilai tahun 2025 menjadi momentum penting bagi BPR dan BPRS. Di era kolaborasi, penguatan tata kelola menjadi kunci agar lembaga ini tetap eksis mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Saat ini, terdapat 63 BPR dan 17 BPRS di Sumbar, serta 5 BPR dan 3 BPRS di Bengkulu, dengan total keseluruhan 85 lembaga. Jumlah tersebut menunjukkan peran signifikan BPR dan BPRS dalam me­no­pang sektor produktif masyarakat,” katanya.

Ketua DPP Perbarindo, Tedy Alamsyah, meng­apre­siasi  Perbarindo Sumbar dan Bengkulu yang berhasil menjadi tuan rumah Rakernas Perbarindo kali ini.

Baca Juga  Peringatan Hari Pahlawan 10 Novermber 2021, Danlantamal II Padang Pimpin Tabur Bunga di Dermaga

“Forum ini menjadi ajang perjuangan bersama dengan mitra strategis, termasuk regulator OJK, untuk memperkuat peran BPR dan BPRS ke depan,” ungkapnya.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbar, Roni Nazra, menyebut ki­prah Perbarindo semakin aktif dan nyata sebagai mitra OJK maupun lembaga keuangan lainnya.

“Keberadaan Perbarindo dinilai berkontribusi pada stabilitas sistem ke­uangan daerah dan men­du­kung perkembangan UM­KM,” ungkapnya.

Staf Ahli Gubernur Su­matera Barat bidang Eko­nomi dan Keuangan, Syai­ful Bahri, menegaskan bahwa peran BPR dan BPRS sangat dibutuhkan dalam menopang perekonomian daerah. Termasuk dengan memperkuat sinergi bersama  Koperasi Merah Putih.

“Dengan kontribusi ter­sebut, Perbarindo diyakini akan semakin memperkuat fondasi ekonomi masya­ra­kat, mendorong UMKM naik kelas, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam me­nye­jahterakan masya­ra­kat,” pungkasnya. (*)