PAYAKUMBUH/50 KOTA

Anggota DPRD Minta Disdik Proses Pembayaran Honor Guru PAUD

0
×

Anggota DPRD Minta Disdik Proses Pembayaran Honor Guru PAUD

Sebarkan artikel ini
Boy Sandi Anggota DPRD Kota Payakumbuh

PAYAKUMBUH, METRO–Pasca aksi Damai ratusan Guru PAUD se-Kota Payakumbuh yang menuntut agar pembayaran honor mereka selama tiga bulan terakhir segera dibayarkan oleh Pemerintah Kota Payakumbuh, Dinas Pendidikan menyebutkan bahwa hingga saat ini Pemerintah Kota melalui Dinas Pendidikan masih terus me­la­kukan Validasi terhadap data ratusan guru PAUD se-Kota Paya­kum­­buh itu, se­bab terkait jumlah tersebut terdapat berbagai dinamika.

Saat ini menurut Dinas Pendidikan, pihaknya ma­sih terus me­lakukan Validasi jelang diajukan dan diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Walikota terkait jumlah Guru PAUD se-Kota Payakumbuh, sehingga honor bisa segera diajukan untuk pembayaran.

Sebelumnya jumlah guru PAUD mencapai 354 orang, namun setelah dilakukan Validasi, jumlah ber­kurang menjadi 347 orang. Ber­ku­rangnya jumlah tersebut karena berbagai dinamika.

“Pasca aksi damai ratusan guru PAUD beberapa waktu lalu, kita (Pemko Payakumbuh) melalui Dinas Pendidikan dibackup Badan Keuangan (BK), pengawasan Pak Sekda dan Wawako, sudah menindaklanjuti dengan berkonsultasi dengan Dirjen Keuangan Darah Kemendagri, kemudian kita juga konsultansi dengan BPK Perwakilan Sumatera Barat,” ucap Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dasril, Kamis (21/8).

Baca Juga  Pj Wali Kota Berhasil ”Manjuluak”, Tiga dari Lima Proyek Jalan Inpres Diboyong ke Payakumbuh

Dari hasil konsultasi dan koordinasi yang dilakukan itu menurut Dasril, telah memberikan solusi bahwa dilakukan Validasi data terakhir, sebab guru-guru PAUD terdapat beragam dinamika.

“Alhamdulillah hasil konsultasi dan koordinasi kita, kita sedang lakukan Validasi terhadap data guru PAUD yang terdapat dinamika, diantaranya ada yang mundur, ikuti suami serta lulus P3K dan lainnya. Dari semula data guru PAUD 354, se­ka­rang setelah Validasi tinggal 347 orang,” tambahnya.

Sementara terkait waktu pemba­yaran honor guru PAUD se-Kota Payakumbuh tersebut, dari jumlah 347 itu terus divalidasi dan diajukan SK Walikota untuk pengajuan amprah pembayaran.

Baca Juga  TPID Selenggarakan HLM, Beras dan Cabai Berpotensi Tingkatkan Inflasi di Limapuluh Kota

“Kalau SK Walikota sudah keluar atau terbit terkait guru PAUD, akan kita buat­kan amprah pem­bayarannya, akan kita tindaklanjuti untuk pembayarannya. Mohon untuk bersabar.”tutup Dasril.

Di tempat terpisah, Anggota DPRD Kota Payakumbuh, Boy San­dy meminta Pemko Payakumbuh melalui pihak-pihak terkait untuk segera memaksimalkan proses pembayaran honor ratusan guru PAUD se-Kota Payakumbuh yang sebelumnya melakukan aksi damai ke DPRD Payakumbuh.

“Kita minta proses untuk pembayaran honor ratusan guru PAUD se-Kota Payakumbuh yang belum dibayarkan selama beberapa bulan untuk dimaksimalkan, jangan sampai mereka dirugikan,” ucap Politisi Partai Golkar itu. Lebih jauh Boy ingatkan agar jangan sampai ada guru PAUD yang dirugikan karena honor mereka tak kunjung dibayarka. “ Kita tentu juga berharap segera dibayarkan honor guru PAUD tersebut, tentu mereka sangat berharap haknya segera dibayar karena sangat butuh,” ucapnya. (uus)