IMAM BONJOL, METRO–Wali Kota Padang Fadly Amran, menyerahkan sebanyak 178 bentor sampah di Lapangan Imam Bonjol, Rabu (20/8). Penyerahan ini jadi langkah strategis dalam memperkuat peran Lembaga Pengelola Sampah (LPS).
Fadly Amran menekankan bahwa bentor menjadi ujung tombak pengelolaan sampah di tingkat perumahan. Dengan fasilitas ini, sampah rumah tangga bisa dijangkau hingga ke gang-gang sempit sebelum ditempatkan ke kontainer dan diolah lebih lanjut.
Wali Kota Padang menyampaikan bahwa penyerahan bentor ini merupakan langkah mendukung program Pemerintah Pusat dalam menyelesaikan persoalan sampah nasional pada 2029, khususnya dengan mengakhiri praktik open dumping.
“Caranya adalah dengan mengumpulkan seluruh sampah dari penjuru Kota Padang. Karena itu, keberadaan LPS sangat penting untuk menjemput sampah hingga ke titik-titik terjauh sebelum nantinya diolah. Dengan betor, tidak ada lagi sampah yang menumpuk di perumahan. Semua bisa tertangani lebih baik,” ujar Fadly Amran.
Menurutnya, keberadaan bentor dan LPS merupakan bagian dari penerapan ekonomi sirkular. Setiap tahapan pengelolaan harus terus dievaluasi agar sistem semakin efektif.
Ia menegaskan, kebersihan dan keamanan lingkungan menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Padang.
“Dengan binaan yang baik terhadap LPS, kita targetkan tidak ada lagi sampah yang berserakan di gang-gang perumahan. Semuanya harus tertata dan terkelola,” tegasnya.
Penyerahan 178 bentor ini disambut positif masyarakat, terutama LPS. Pemko Padang optimistis langkah ini akan mempercepat terwujudnya kota bersih, sekaligus mendukung target nasional penyelesaian persoalan sampah pada 2029.
Terakhir, Fadly Amran juga mengingatkan bahwa upaya pemerintah tidak akan berhasil tanpa dukungan masyarakat.
“Yang lebih penting, masyarakat juga harus mengubah pola dalam mengelola sampah. Pisahkan sampah organik dan anorganik sejak dari rumah. Dengan begitu, kerja LPS akan lebih ringan dan hasil pengolahan lebih optimal,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, menyampaikan bahwa saat ini jumlah petugas LPS di Kota Padang mencapai 480 orang, dengan cakupan layanan sekitar 80 persen.
Ia menambahkan, anggaran pengadaan bentor dari APBD mencapai sekitar Rp5 miliar. Nantinya, setiap LPS akan mendapatkan bentor sesuai kebutuhan wilayah masing-masing untuk meningkatkan efektivitas pengangkutan sampah.
Tambah Semangat Kerja
Di sisi lain, Ambi, salah seorang anggota LPS Gunung Sarik, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran di RTH Imam Bonjol, Rabu (20/8) tersebut.
Ia menuturkan, sebelumnya anggota LPS harus bergiliran menggunakan bentor yang jumlahnya terbatas, sehingga pekerjaan sering tertunda.
“Dengan adanya bentor baru ini, saya bisa bekerja sendiri tanpa harus bergantian lagi dengan teman-teman. Pekerjaan jadi lebih cepat selesai, dan sampah dapat terangkut hingga ke lokasi yang sulit dijangkau,” katanya penuh semangat.
Saat ini, LPS Gunung Sarik mengoperasikan sepuluh unit bentor, meski salah satunya masih dalam perbaikan.
Dikatakannya, setiap unit bentor mampu mengangkut hingga 700 kilogram sampah dan melayani sekitar 400 rumah warga. Adanya tambahan bentor baru ini diyakini dapat meningkatkan kapasitas layanan LPS, sehingga lingkungan kelurahan dapat makin bersih dan nyaman. (ren)






