METRO BISNIS

Kolaborasi DPRD Sumbar dan PT PLN, Keluarga Prasejahtera Dialirkan Listrik Gratis

0
×

Kolaborasi DPRD Sumbar dan PT PLN, Keluarga Prasejahtera Dialirkan Listrik Gratis

Sebarkan artikel ini
LISTRIK GRATIS—Ketua DPRD Sumbar, Muhidi bersama General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim saat meresmikan penyalaan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera di Padang.

PADANG, METRO–Penderitaan keluarga prasejahtera yang menjalani kehidupan sehari-harinya tanpa aliran listrik selama sembilan tahun di sebuah rumah  kayu di Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang,  berakhir berkat sinergi DPRD Sumbar dengan PLN.

Penyalaan listrik gratis di rumah itu diresmikan langsung oleh Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi, bersama General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, melalui program Light Up The Dream (LUTD), Rabu (20/8).

Muhidi mengapresiasi inisiatif pegawai PLN yang rela menyisihkan sebagian gajinya untuk membiayai program tersebut. Menurutnya, langkah ini membuka kesempatan bagi ma­syarakat pra-sejahtera yang selama ini belum me­nikmati listrik agar bisa merasakan kehidupan yang lebih layak.

“Kita mengapresiasi inisiatif pegawai PLN yang menyisipkan gajinya untuk program ini. Dengan begitu, masyarakat pra-sejahtera yang belum menikmati listrik bisa merasakan penerangan secara gratis untuk kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Muhidi mendorong ma­syarakat Kota Padang, khususnya yang kurang mampu dan belum tersambung listrik, agar se­gera mengajukan permohonan ke PLN dengan membawa data yang di­perlukan. Sebagai Ketua DPRD Sumbar dari dae­rah pemilihan Kota Padang, Muhidi siap menjembatani masyarakat sesuai dengan tugas pokok dan fungsi lembaga legislatif.

Baca Juga  Promo November Bombastic, Beli Honda Vario 125 di Menara Agung Bonus Aksesoris 

Menurutnya, saat ini PLN telah memiliki gerakan penyaluran listrik gratis, dan DPRD Sumbar siap mendukung penuh. Ke depan, porsi dukungan akan dibagi antara Pemerintah Provinsi dan PLN dengan tujuan memastikan seluruh masya­rakat di 19 kabupaten/kota bisa menikmati aliran listrik.

“Dengan cukupnya pasokan listrik, masyarakat bisa meningkatkan taraf hidup. Listrik adalah sumber kehidupan; anak-anak bisa belajar dengan baik, ekonomi bergerak, dan UMKM semakin maju,” jelasnya.

Muhidi menegaskan, program Light Up The Dream sangat menyentuh langsung kebutuhan ma­syarakat. Ia berharap kola­borasi antara PLN dan pemerintah daerah terus terjalin agar pembangunan daerah, ekonomi, hingga sektor-sektor lain semakin terdorong.

“Jika PLN terus menyala, maka pembangunan ekonomi dan sektor lainnya juga akan bergerak. DPRD bersama Pemerintah Provinsi siap mendu­kung penuh program-program PLN yang langsung dirasakan masyarakat,” tegas Muhidi.

Baca Juga  IIMS 2024 Dibuka Hari Ini, PLN Perkuat Dukungan Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia

General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, menegaskan pihaknya siap memperkuat kolaborasi dengan DPRD Sumbar untuk mempercepat pemerataan listrik, khususnya bagi keluarga pra-sejah­tera di seluruh kabupaten/kota. Menurutnya, sinergi ini penting agar tidak ada lagi warga yang hidup tanpa aliran listrik.

Ia mengimbau masya­rakat pra-sejahtera yang belum menikmati listrik untuk mengajukan permohonan ke unit PLN terdekat. “Kami siap menerima aspirasi dari masyarakat maupun DPRD dan me­nindaklanjutinya, agar semakin banyak keluarga pra-sejahtera bisa menikmati manfaat listrik,” tambahnya.

“Program Light Up The Dream (LUTD) merupakan hasil kolaborasi antara PLN dan Yayasan Baitul Mal PLN. Anggaran program berasal dari ke­pe­dulian pegawai PLN yang rela menyisihkan sebagian gajinya. Tahun ini, LUTD menyasar 121 kepala keluarga di 19 kabupaten/kota di Sumbar melalui empat wilayah kerja PLN, yaitu UP3 Padang, Payakumbuh, Solok, dan Bukittinggi. Sejak awal digulirkan, sudah 3.275 keluarga yang menikmati aliran listrik gratis,” pungkas Ajrun. (rgr)