DRAMA panas kembali mewarnai bursa transfer musim panas 2025. Striker andalan Newcastle United, Alexander Isak, akhirnya buka suara soal situasi pelik yang ia hadapi bersama klub.
Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, Isak mengungkap kekecewaan mendalam terhadap manajemen The Magpies yang dinilainya telah melanggar janji.
“Ketika janji dilanggar dan kepercayaan hilang, hubungan tak bisa dilanjutkan. Inilah kondisi saya saat ini, dan mengapa perubahan adalah yang terbaik bagi semua pihak,” tulis Isak, Selasa (19/8) malam.
Isak yang kini berusia 25 tahun menyebut dirinya sudah terlalu lama diam, sementara klub menyebarkan versi cerita mereka sendiri.
Namun, Newcastle merespons tegas pernyataan sang bomber. Dalam pernyataan resmi di akun Instagram klub, manajemen menegaskan bahwa Isak masih terikat kontrak dan tidak ada kesepakatan yang membolehkannya hengkang musim panas ini.
“Kami kecewa dengan unggahan Alexander Isak. Tidak pernah ada komitmen resmi dari klub untuk melepasnya. Ia masih pemain kami, dan prioritas kami adalah tim serta suporter,” tulis pihak klub.
Isu panas ini semakin memanas setelah laporan Daily Mail Sport menyebut Newcastle sempat mencari pengganti Isak, dengan nama-nama seperti Joao Pedro, Hugo Ekitike, Benjamin Sesko, hingga Liam Delap masuk radar. Namun kesulitan mendatangkan striker baru membuat klub bertahan pada pilihan mempertahankan Isak, meski sang pemain sudah frustrasi.
Sumber internal klub mengungkapkan bahwa kemarahan Isak dipicu kegagalan perpanjangan kontrak dengan kenaikan gaji. Janji lama dari eks co-owner Amanda Staveley kandas setelah Direktur Olahraga baru, Paul Mitchell, menegaskan tidak ada revisi kontrak.
Kendati hubungan memanas, Newcastle mencoba menutup drama dengan nada damai. “Alex masih bagian dari keluarga kami, dan akan selalu disambut ketika ia kembali berlatih bersama rekan-rekannya,” tutup pernyataan klub. (*/rom)





