SOLOK, METRO–Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Drs H Nurfirman Wansyah yang juga Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumbar, menekankan pentingnya membangun ketahanan keluarga di tengah kemajuan teknologi membawa dampak yang luar biasa pada aspek kehidupan.
Hal itu dikatakan H Nurfirman Wansyah saat menghadiri penutupan (Bimtek) Pembangunan Ketahanan Keluarga yang diikuti 200 orang warga dari Kabupaten Solok dan Kota Solok selama dua hari,19-20 Agustus 2025 di salah satu hotel di Kota Solok.
“Pengaruh globalisasi saat ini sangat mencemaskan terutama terhadap keluarga. Karena, dampaknya akan merusak sendi-sendi kehidupan bernegara dan berbangsa, bila tidak bisa mengendalikannya. Kemajuan teknologi bila tidak diiringi dengan pengetahuan yang kuat, bisa berdampak dalam kehidupan keluarga,” terangnya.
H Nurfirman Wansyah menegaskan, fenomena ini pula yang banyak dialami ditengah masyarakat, di antaranya kejadian tawuran, balapan liar, bullying, perkosaan, pembunuhan, LGBT dan narkoba. Untuk itu, sanga penting membangun komunikasi yang sehat dalam keluarga, terlebih di era digital yang kerap mengikis kedekatan emosional antaranggotanya.
“Melalui Bintek Ketahanan Keluarga ini diharapkan masyarakat akan dapat menyerap berbagai ilmu dan dan informasi yang dapat dijadikan sebagai penguat dan membentengi keluarga dari berbagai ancaman,” harap Nurfirman Wansyah.
Dijelaskan Nurfirman Wansyah, Bimtek Ketahan Keluarga ini dilaksanakan berkat adanya dukungan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berancana (P3AP2KB) Provinsi Sumbar.
“Bimtek ini merupakan aspirasi masyarakat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 7 Sumbar pada Nurfirmanwansyah yang kemudian diwujudkan dalam kegiatan Dinas P3AP2KB Sumbar,” tuturnya.
Kegiatan itu menurutnya diharapkan juga dapat mendukung keluarga sehat dan sejahtera. Dalam suasana kebersamaan, peserta diberdayakan hendaknya dapat sebagai agen perubahan di masyarakat.
“Selain itu pserta didorong juga untuk menyebarkan berbagai ilmu yang sudah diperoleh selama kegiatan tersebut. Kegiatan ini, juga sebagai bagian untuk mengisi kemerdekaan dalam mengantisipasi disharmonisasi keluarga di usia Kemerdekaan yang ke-80 pada tahun 2025 ini,” tuturnya.
Salah seorang peserta Bimtek menyampaikan apresiasi pada wakil rakyat yang sudah mengabulkan permohonan masyarakat untuk memberi dukungan kegiatan pembangunan keluarga.
“Kegiatan seperti ini sangat penting dalam menghadapi perkembangan dan kondisi kemajuan zaman yang semakin canggih saat ini,” jelasnya. (rgr)






