SIJUNJUNG, METRO–Masyarakat transmigrasi di UPT Padang Tarok, Kecamatan Kamang Baru, Sijunjung turut menggelar upacara bendera peringatan HUT RI ke-80. Meski dengan segala keterbatasan dan jauh dari keramaian, tak menyurutkan semangat warga transmigrasi.
Dengan semangat kemerdekaan, warga transmigrasi di Padang Tarok sukses menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Minggu (17/8).
Upacara itu dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sijunjung, David Rinaldo, selaku inspektur upacara.
Meski berada di pelosok negeri yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, suasana khidmat dan meriah terasa sejak awal pelaksanaan. Semangat gotong royong dan kecintaan pada tanah air menjadi kunci suksesnya peringatan kemerdekaan di daerah transmigrasi tersebut.
Pelaksanaan upacara berlangsung dengan susunan petugas dari jajaran Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan. Sedangkan peserta upacara terdiri dari seluruh unsur masyarakat yang ada di UPT Padang Tarok.
Kepala Dinas David Rinaldo, menyampaikan bahwa kemerdekaan bukan hanya sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat persatuan, cinta tanah air, serta kerja nyata membangun bangsa.
“Semangat perjuangan para pahlawan harus kita teruskan dengan menjaga persaudaraan, memperkokoh gotong royong, dan menumbuhkan keyakinan bahwa cinta tanah air adalah bagian dari iman,” ungkapnya saat menjadi Inspektur Upacara.
Upacara bendera peringatan HUT RI ke-80 yang diikuti oleh masyarakat, tokoh adat warga trans menjadi simbol bahwa nilai-nilai nasionalisme tetap tumbuh subur meski di wilayah pelosok.
“Kehadiran jajaran pemerintah daerah di tengah masyarakat juga memberi spektrum positif dalam mempererat ikatan antara pemerintah dan rakyat. Terutama bagi warga trans di Padang Tarok, Sijunjung,” terang David.
Dikatakan David, kegiatan itu membuktikan komitmen pemerintah daerah, melalui Disnakertrans Kabupaten Sijunjung untuk menghadirkan nilai kebangsaan hingga ke pelosok nagari.
“Ini menjadi kegiatan rutin setiap tahun bagi kita di dinas, terutama dalam memupuk rasa kebersamaan dan memperkokoh nilai kebangsaan bersama masyarakat transmigrasi di Padang Tarok. Meski sederhana, namun upacara berlangsung khidmat,” jelas David Rinaldo. (ndo)






