AGAM/BUKITTINGGI

54 Tim Garuda Putih Sukses Tunaikan Tugas  Turunkan Merah Putih

0
×

54 Tim Garuda Putih Sukses Tunaikan Tugas  Turunkan Merah Putih

Sebarkan artikel ini
UPACARA PENURUNAN BENDERA—54 anggota Tim Garuda Putih Paskibraka Bukittinggi sukses turunkan bendera Merah Putih, saat upacara penurunan bendera yang dipimpin inspektur upacara Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis, di Lapangan Wirabraja, Minggu (17/8).

BUKITTINGGI, METRO–Sebanyak 54 anggota Tim Garuda Putih Paskibraka Bukittinggi sukses turunkan Bendera Sang Pusaka Merah Putih. Wakil Wali Kota Bukittinggi ber­tindak sebagai inspektur upacara penu­runan bendera di Lapangan Wirabraja, Minggu (17/8) sore.

Tim Putih, Pembawa Baki diper­cayakan kepada Khanza Shafira Keysha dari SMAN 4 Bukittinggi. Pendamping Alina Tiara Putri dari SMAN 1 Bukittinggi. Pengibar bendera, Muhammad Ridho Alchairi dari SMAN 5 Bukittinggi. Peng­gerek Bendera, Wafi Artha Putra  dari SMA 4 Bukittinggi. Danton Pasukan 8, Rahdian Jailani dari MAN 1 Bukittinggi. Danpas  LETTU Ckm Roni Arianto, A.Md Kep dan Danton Rava Aditya dari SMAN 2 Bukittinggi.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, rasa bangga dan apre­siasi tinggi kepada paskibra putra-putri terbaik daerah yang sukses menjalankan amanah menurunkan bendera pusaka merah putih sore ini. Ucapan terima kasih kepada semua pihak terkait atas kerja sama yang telah dibangun sehing­ga kegiatan upacara penurunan bendera HUT RI berlangsung sukses.

Wawako menambahkan, saat ini Pemerintah Kota Bukittinggi sedang mengusulkan agar kota kelahiran Bung Hatta ini dapat ditetapkan sebagai “Daerah Khusus” ke pemerintah pusat, menyusul Daerah Istimewa Yogyakarta dan Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Usulan ini dilandasi oleh sejarah penting Bukittinggi yang pernah menjadi Ibukota Negara saat Pemerintah Darurat Repub­lik Indonesia (PDRI). Peran ini menjadi bukti nyata bahwa kota ini memiliki nilai strategis dan historis yang krusial dalam mempertahankan kemerdekaan.

Setelah diturunkan, Bendera Pusaka Merah Putih kembali diinapkan di rumah dinas Wali Kota Bukittinggi. Dimana dalam upacara itu, Wali Kota langsung menerima bendera itu dan kembali disimpan oleh pemerintah Kota Bukit­tinggi. (pry)