METRO PADANG

Pemprov Siapkan Sistem Keprotokolan Terintegrasi untuk Tingkatkan Pelayanan

0
×

Pemprov Siapkan Sistem Keprotokolan Terintegrasi untuk Tingkatkan Pelayanan

Sebarkan artikel ini
Ade Pratama Kabag Protokol Pemprov Sumbar

PADANG, METRO–Kepala Bagian Protokol Pemprov Sumbar Ade Pratama, menggagas sebuah inovasi pelayanan berbasis teknologi yang diberi nama Efektivitas Pelayanan Keprotokolan Me­lalui Sistem Ter­­integrasi dan Modern.

Terobosan ini dirancang untuk meningkatkan kua­litas pe­laya­nan Bagian Ke­protokolan, baik ter­hadap pim­pi­nan maupun ma­syarakat luas.

Ade men­je­las­kan, aksi peru­bahan ini hadir sebagai jawaban atas tuntutan pe­la­yanan publik yang lebih cepat, transparan, dan efisien.

“Tujuannya adalah meningkatkan ke­per­cayaan publik terhadap Pemprov Sumbar, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola birokrasi yang profesional, melayani, dan berdaya saing,” ujar Ade Pratama di ruang ker­ja­nya, Kamis (14/8).

Berdasarkan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Setdaprov Sumbar tahun 2024, indeks kualitas layanan keprotokolan Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) telah mencapai angka 83,96 melampaui target yang ditetapkan yakni 82,35.

Namun, Ade menargetkan capaian tersebut bisa kembali meningkat menjadi 86,75 pada tahun 2026. “Aksi perubahan ini dirancang sebagai salah satu upaya untuk mencapai target tersebut.”

“Harapannya, pada 2026­ nanti, capaian indeks kualitas layanan bisa sesuai atau bahkan melebihi target yang telah ditentukan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ade me­nyebutkan berbagai manfaat yang akan dihasilkan jika aksi perubahan yang digagasnya ini berjalan sesuai rencana.

Bagi pimpinan, sistem ini akan membantu meningkatkan kepercayaan publik terhadap kepe­mim­pinan mereka. Bagi pegawai, beban administratif akan berkurang. Sedangkan bagi masyarakat, layanan akan menjadi lebih mudah diakses dan cepat ditindaklanjuti.

Kelebihan utama inovasi ini adalah wujudnya yang berupa aplikasi digital yang dapat diakses melalui perangkat Android maupun iOS, serta terintegrasi dengan layanan lain yang tersedia di Biro Adpim.

“Dengan begitu, proses birokrasi bisa dipangkas, layanan dapat berkesinambungan, dan kualitas pelayanan meningkat secara signifikan,” tegas Ade.

Dengan dukungan tek­nologi dan sistem terintegrasi, Pemprov Sumbar berharap inovasi ini dapat menjadi tonggak baru da­lam pelayanan keproto­kolan serta mendorong percepatan reformasi biro­k­rasi, sekaligus mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat. (fan)