PAYAKUMBUH/50 KOTA

Pemko Pa­yakumbuh Launching Koperasi Merah Putih

0
×

Pemko Pa­yakumbuh Launching Koperasi Merah Putih

Sebarkan artikel ini
LAUNCHING KOPERASI MERAH PUTIH—Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta memberikan sambutan saat launching Koperasi Merah Putih.

POLIKO, METRO–Pemerintah Kota Pa­yakumbuh menggelar Seminar Perkoperasian dan Launching Koperasi Merah Putih se-Kota Pa­yakumbuh di Aula Ngalau Indah Lantai 3 Balai Kota Payakumbuh, Selasa (12/8).

Seminar dan Launching Koperasi Merah Putih se-Kota Payakumbuh da­lam rangka memperingati Hari Koperasi ke-78 dan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 bertemakan Koperasi Maju, Indonesia Adil dan Makmur.

Acara dibuka secara resmi oleh Wali Kota Pa­yakumbuh Zulmaeta dan dihadiri oleh Asisten II, Kepala OPD terkait ,Kepala Cabang Bank Mandiri KCP Payakumbuh, Ketua Dekopinda, Ketua Pengda Ikatan Notaris, Ketua Gerakan Koperasi, Camat dan Lurah se-Kota Payakumbuh.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan orang perseorangan atau badan hukum koperasi yang menjalankan ke­giatannya berdasarkan prinsip-prinsip koperasi, sekaligus menjadi gerakan ekonomi rakyat yang berlandaskan asas kekeluargaan. “Peringatan Hari Koperasi ke-78 ini menjadi momentum pen­ting untuk terus mening­katkan peran koperasi dalam perekonomian Indonesia. Koperasi telah menjadi pilar utama pere­konomian rakyat, dan de­ngan semangat kekeluargaan serta profesionalisme, koperasi terbukti mam­pu meningkatkan ke­se­jahteraan anggota dan masyarakat sekitar­nya, ”ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa peringatan tahun ini menjadi momen bersejarah kebangkitan ekonomi berbasis rakyat yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo pada 21 Juli 2025, dengan terbentuknya 80.081 Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia.

Kota Payakumbuh turut ambil bagian dengan membentuk 47 Koperasi Kelurahan Merah Putih, dimana masing-masing satu koperasi di setiap kelurahan.

“Sebagaimana yang disampaikan Bapak Presiden Prabowo, koperasi adalah alat kaum yang lemah yang memegang konsep sapu lidi  apabila dikumpulkan menjadi kuat. Koperasi merupakan gerakan ekonomi yang berpihak pada rakyat, sehingga rakyatlah yang menjadi penentu eko­nomi, bukan orang-orang tertentu,” tuturnya.

Ia menambahkan, me­lalui koperasi diharapkan akan terjadi pemerataan kesejahteraan, memperpendek rantai distribusi, kemudahan akses pupuk dan sembako dengan harga terjangkau, serta pemasaran hasil pertanian dengan harga stabil. Pemerintah berkomitmen untuk terus mendampingi koperasi melalui pelatihan dan dukungan permo­da­lan sebagai langkah me­nuju Indonesia Emas 2045.

Menutup sambutannya, Zulmaeta berpesan agar para pengurus ko­perasi menjalankan tugas secara profesional dan amanah.  “Buktikan kepada masyarakat bahwa dengan berkoperasi, kesejahteraan ekonomi anggota dan lingkungan dapat tercapai. Hilangkan anggapan negatif bahwa ke­tua untung duluan. Peran lurah sebagai pengawas sangat penting dalam memastikan jalannya koperasi,” tegasnya.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Wali Kota Payakumbuh secara resmi meluncurkan 47 kelembagaan Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Payakumbuh. Acara dilanjutkan dengan  penyerahan secara simbolik akta badan hukum merah putih sebagai tanda resmi launching ko­perasi merah putih di Kota Payakumbuh. (uus)