AGAM/BUKITTINGGIMETRO SUMBAR

Pemilihan Media Tradisional Diyakini masih Mampu Jembatani Informasi Pemda

0
×

Pemilihan Media Tradisional Diyakini masih Mampu Jembatani Informasi Pemda

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI, METRO – Pemko Bukittinggi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) selalu berupaya untuk melestarikan niai-nilai tradisi dan kebudayaan di tengah perkembangan dunia teknologi yang begitu pesat dewasa ini. Salah satunya dengan melaksanakan kegiatan Pemilihan Media Tradsional Terbaik Tingkat Kota Bukittinggi 2019 ini. Sosialisasinya berlangsung, Selasa (16/4) di Hall Balaikota Bukittinggi.
Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo Watti Dewita mengatakan, media tradisional adalah media alternatif untuk menyampaikan pesan pemerintah kepada masyarakat. Media tradisional masih diyakini mampu menjembatani informasi pemerintah kepada masyarakat akar rumput. Sebab, dirasa akan lebih ‘renyah’ dibandingkan informasi melalui media formal.
Berbeda dengan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, pembinaan Kelompok Media Tradisional dilakukan dari segi penampilan dan kebudayaannya, Diskominfo lebih menitikberatkan kepada pesan dan cara penyampaian pesan kepada para penonton atau masyarakat.
“Kami menginginkan kelompok media tradisional mampu menyuguhkan sebuah pertunjukan seni drama, musik dan tari yang menyatu sehingga masyarakat menyaksikan sebagai alur cerita yang utuh dan menarik serta memahami secara baik pesan yang disampaikan,” ujar Watti.
Watti mengatakan, sosialiasi yang dilaksanakan bertujuan untuk sebagai bentuk pembinaan terhadap Kelompok Media Tradisional di Kota Bukittinggi, memberikan pemahaman kepada peserta sosialisasi tentang pengertian dan maksud kegiatan Pembinaan Media Tradisioal Diskominfo serta mensosialisasikan petunjuk pelaksanaan sebagai panduan teknis dalam pelaksanaan Pemilihan Media Tradisonal Tingkat Kota Bukittinggi 2019 yang akan dilaksanakan. Sosialisasi hanya berlangsung satu hari, Selasa (16/4).
Menampilkan narasumber Ny. Yessi Ramlan Nurmatias selaku Koordinator Forum Metra Kota Bukittinggi, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat, Rizal Tanjung selaku Budayawan Sumbar dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukittinggi. sementara peserta terdiri dari sanggar Binaan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Sanggar Binaan TP-PKK Kelurahan dan Kelompok Ekstrakurikuler Sekolah Menengah di Kota Bukittinggi.
Asisten Pemerintahan Sekdako Bukittinggi Noverdi mengatakan, kegiatan ini terkait dengan media tradisional. Disadari saat ini informasi sangat berkembang. Informasi dari internet sangat mudah diakses. Kemajuan teknologi di satu sisi memberi arti dan dampak positif, namun disisi lain memberi dampak negatif.
“Karena itu Noverdi mengajak masyarakat agar dapat memilah dan memilih mana informasi positif yang bermanfaat bagi kita,” ujar Noverdi.
Kemajuan teknologi itu perlu disikapi bagaimana media tradisonal yang sudah ada tidak tertinggal dari kemajuan zaman. Jadi ini bagaimana kita mengemas ide ide dan informasi melalui media tradisional. Saat ini masyarakat menggemari informasi yang cepat dan tepat. Disinilah dibutuhkan kreatifitas untuk bisa menampilkan pesan di dalam media tradisional yang disukai masyarakat zaman sekarang atau millenial.
”Dengan kemajuan informasi dan teknologi sehingga kita mengemas bagaimana media tradisional kita dapat memberikan arti. Kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan media tradisional kita,” ujarnya. (U)