BERITA UTAMA

Geger! Ada Mayat Perempuan dalam Selokan, Posisi Telungkup, Kepala Terbenam

0
×

Geger! Ada Mayat Perempuan dalam Selokan, Posisi Telungkup, Kepala Terbenam

Sebarkan artikel ini
MAYAT— Warga berkerumun menyaksikan mayat perempuan dalam selokan di Jorong Binubu, Nagari Sontang Cubadak, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman.

PASAMAN, METRO–Warga Jorong Binubu, Nagari Sontang Cuba­dak, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas yang tergeletak di selokan pinggir jalan yang lokasinya tidak jauh dari permukiman penduduk, Selasa (12/8).

Mayat perempuan itu ditemukan dalam kondisi telungkup dalam selokan dan berbusana lengkap dengan kondisi badan ma­sih utuh. Penemuan itu pun Sontak mengundang perhatian warga sekitar yang berbondong-bondong men­datangi lokasi.

Sayangnya, meski ada ratusan warga yang berke­rumun di lokasi, tidak ada satu orang pun yang mengenali mayat tersebut. Tak berselang lama, Polisi dari Polsek setempat dan Tim Identifikasi Satreskrim Polres Pasaman tiba untuk melakukan olah TKP lalu mengevakuasi mayat ke rumah sakit.

Kasat Reskrim Polres Pasaman, AKP Fion Joni Hayes membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, hingga kini identitas korban belum diketahui dan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap apa korban dan bagaimana kronologi pe­ristiwa tersebut.

“Ya, benar. Ada penemuan mayat perempuan di Padang Gelugur. Personel kami masih bekerja di la­pangan untuk mengungkap identitas dan penyebab kematiannya,” ungkap AKP Fion kepada wartawan.

Dijelaskan AKP Fion, pihaknya mengerahkan Tim Inafis Polres Pasaman ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Pemeriksaan awal difokuskan pada pengumpulan barang bukti di sekitar lokasi penemuan, termasuk memeriksa kondisi jenazah dan lingkungan sekitarnya.

“Informasi lengkap akan kami sampaikan setelah tim selesai bekerja di lapangan. Kami ga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke ke Polsek ataupun Polres terdekat,” tutur AKP Fion.

AKP Fion mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian korban maupun kondisi tubuh mayat yang ditemukan apakah ada tanda-tanda aniaya atau tidak.

“Mayat yang ditemukan ini dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan oleh ahli. Untuk mengungkap penyebab kematiannya, akan dilakukan autopsi. Apabila ada per­kembangan hasil penyeli­dikan, akan kita sampaikan kembali,” ujar dia.

AKP Fion juga membantah narasi yang sempat viral di media sosial terkait kondisi korban. Dia menegaskan kabar yang menyebut korban sebagai “mayat tanpa kepala” tidak benar.

“Itu tidak benar. Mayatnya lengkap, ada kepalanya. Hanya saja saat ditemukan, posisi kepala korban terbenam di dalam air, sehingga muncul kesalahpahaman. Kami meminta masyarakat tidak terburu-buru menyebarkan informasi yang belum diverifikasi, apalagi yang dapat menimbulkan kepanikan,” tegas dia. (end)