METRO PADANG

Sasar 280 Ribu Penerima, Pemko Targetkan 17 Dapur MBG Aktif di 11 Kecamatan

0
×

Sasar 280 Ribu Penerima, Pemko Targetkan 17 Dapur MBG Aktif di 11 Kecamatan

Sebarkan artikel ini
NIKMATI MENU MBG— Pelajar SDN 24 Ujunggurung, menikmati menu Program MBG dari pemerintah pusat saat peninjauan yang dilakukan Wakil Ketua Komisi VI DPR-RI Andre Rosiade dan Wawako Padang Maigus Nasir, Selasa (12/8).

PADANG, METRO–Pemerintah Kota Padang terus memacu percepatan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Komitmen ini ditegaskan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat meninjau langsung pelaksanaan MBG di SDN 24 Ujung Gurun sekaligus mengunjungi dapur MBG di Purus, Selasa (12/8).

Maigus Nasir menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan dari Wakil Ketua Komisi VI DPR-RI Andre Rosiade terhadap Program Nasional MBG, yang telah berjalan sejak Juni 2025.

“Alhamdulillah, program MBG di Kota Padang berjalan lancar tanpa kendala berarti. Saat ini jumlah penerima telah mencapai 10 ribu orang, yang didukung oleh tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gi­zi (SPPG) yang telah beroperasi,” ujarnya.

Maigus Nasir menambahkan, Program MBG di Kota Padang menargetkan lebih dari 280 ribu penerima, meliputi balita, ibu menyusui, ibu hamil, pelajar SD hingga SMA, serta anak berkebutuhan khusus. Ke­butuhan ideal untuk men­cakup seluruh sasaran adalah sekitar 80 SPPG.

Sasar 280 Ribu Penerima

Di sisi lain, Maigus me­nyebutkan jika hingga akhir­ tahun 2025, Pemko Padang menargetkan 17 dapur MBG aktif di 11 kecamatan.

“Sasaran kita mencapai lebih dari 280 ribu penerima, mulai dari balita, ibu hamil dan menyusui, hingga pelajar dari tingkat SD sampai SMA, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus di SLB. Target 17 dapur di tahun 2025 ini adalah tahap awal untuk mencapai 80 dapur di tahun 2026, sehingga program dapat berjalan 100 persen,” jelas Maigus.

Pemko Padang akan terus mendorong keterlibatan semua pihak dalam penyediaan dapur MBG, termasuk dukungan dari perbankan dan dunia usaha. Badan Gizi Nasional bahkan telah menetapkan MBG sebagai satu-satunya program presiden yang mendapat alokasi anggaran besar, yakni lebih dari Rp200 triliun pada 2025.

“Tidak ada alasan untuk ragu. Pengusaha dan yayasan bisa ikut berkontribusi menyiapkan dapur MBG. Kami sudah sosialisasikan agar semua elemen masyarakat terlibat, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh warga,” tegas Maigus. (brm)