SAWAHLUNTO, METRO–Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade dan Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra meninjau kondisi Pasar Silungkang pasca musibah kebakaran, Senin (11/8). Dari peninjauan tersebut, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI yang juga merupakan “sumando urang Silungkang” Andre Rosiade menyatakan siap memfasilitasi komunikasi ke tingkat Kementerian dan BUMN untuk menjajaki dukungan renovasi atau pembangunan ulang gedung pasar yang terbakar.
Andre menegaskan komitmennya untuk membawa laporan lengkap situasi pasca kebakaran ini ke pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, guna memperjuangkan dukungan dana dan program terkait yang bisa dimanfaatkan untuk renovasi maupun pembangunan ulang pasar Silungkang tersebut.Dia mengatakan laporan tersebut akan memuat kondisi terkini di lapangan, termasuk kerugian fisik dan dampak ekonomi bagi pedagang.
”Kami memastikan aspirasi dan kebutuhan masyarakat Silungkang ini tersampaikan langsung kepada kementerian terkait, sekaligus juga kalau ada potensi CSR dari BUMN atau perusahaan swasta lainnya, agar proses bantuan dan rehabilitasi dapat segera terealisasi dan aktifitas perekonomian warga normal dalam waktu cepat,” kata dia.
Sementara itu, Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mengantarkan bantuan uang tunai sebesar Rp25 juta yang bersumber dari donasi jajaran ASN Pemko Sawahlunto.”Jadi hari ini di seluruh perangkat daerah, seluruh ASN bersama-sama menyumbang sebagai wujud empati dan dukungan kepada para pedagang di pasar Silungkang ini. Alhamdulillah sudah terkumpul senilai total Rp25 juta, langsung sore ini kita antarkan dan serahkan kepada perwakilan pengurus/pengelola pasar,” kata dia.
Bantuan tersebut diserahkan kepada pengurus/pengelola pasar Nagari Silungkang untuk dimanfaatkan dalam penanganan awal setelah kerusakan akibat kebakaran, seperti pembersihan bangunan, relokasi pedagang terkait dan kebutuhan mendesak darurat pasca musibah lainnya.
Di samping itu, Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menginstruksikan jajaran terkait untuk segera menggelar rapat koordinasi membahas langkah strategis jangka menengah dan jangka panjang, termasuk opsi renovasi dan pembangunan gedung baru Pasar Silungkang, serta solusi bagi fasilitas Posyandu dan sejumlah fasilitas umum lainnya yang turut terbakar.
”Kita tidak hanya memikirkan penanganan darurat, tapi juga memastikan bagaimana Pasar Silungkang bisa bangkit kembali dengan fasilitas yang lebih layak, aman, dan mendukung aktivitas ekonomi warga,” pungkasnya. Sebagaimana diketahui Kebakaran melanda Pasar Silungkang, Sabtu dini hari (9/8). Api menghanguskan 10 petak bangunan, termasuk kantor BPR Gajah Tongga, ruang rapat Kopinkra, ruang pelatihan, PAUD, dan gudang. (pin)






