METRO PADANG

Program MBG Baru Terealisasi di 3 Kecamatan, Sudah Menyasar 9.316 Penerima Manfaat

3
×

Program MBG Baru Terealisasi di 3 Kecamatan, Sudah Menyasar 9.316 Penerima Manfaat

Sebarkan artikel ini
EVALUASI PROGRAM MBG— Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir memimpin Rapat Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Pemko Padang di Lounge Balai Kota, Aie Pacah, Senin (11/8). Hingga saat ini MBG baru bisa dilaksanakan di Kecamatan Padang Timur, Padang Utara, dan Padang Barat.

PADANG, METRO–Program Makan Bergizi Gra­­tis (MBG) di Kota Padang sudah menyasar sebanyak 9.316 penerima manfaat di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Padang Timur, Padang Utara, dan Padang Barat.

Penyaluran MBG tersebut berasal dari tiga Satuan Pela­yanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah beroperasi, yaitu SPPG Parak Karakah, Ke­cama­tan Padang Timur (Yayasan As­maul Kali Damang), SPPG Bata­lyon Infantri 133 Kecamatan Padang Utara (BGN), selan­jutnya SPPG Purus Keca­matan Padang Barat (Ya­yasan Pundi Amal Nu­san­tara).

“Dari tiga SPPG yang beroperasi tersebut, total penerima manfaatnya berjumlah 6.316. Rinciannya, di SPPG Parak Karakah dengan target sasaran 3.300 sudah disalurkan ke 3.228 penerima manfaat, SPPG Batalyon Infantri 133 sudah menyalurkan untuk 3.452 penerima manfaat, dan untuk SPPG Purus telah menyalurkan untuk 2.636 penerima manfaat dari target 3.437,” kata Sekretaris Satgas MBG Kota Padang, Alfiadi pada Rapat Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Pemko Padang di Lounge Balai Kota, Aie Pacah, Senin (11/8).

Dalam rapat evaluasi yang dipimpin Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir tersebut turut hadir Plh Sekda Corrie Saidan, se­jumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, BPOM, dan Pakar Gizi dari Universitas Andalas (Unand).

Baca Juga  Realisasi Vaksin 7 Persen, Lansia Padang: Jangan Paksa Kami Disuntik

Lebih lanjut, Alfiadi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang itu menerangkan bahwa selain tiga SPPG yang sudah beroperasi tersebut terdapat tujuh SPPG lain yang ditargetkan dapat beroperasi pada Agustus atau September 2025 ini.

Untuk sasaran penerima manfaat MBG, selain pelajar dari semua kelompok sekolah, mulai dari PAUD, SLB, sampai dengan SMA, MBG juga diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.

“Ini sudah kita lakukan di tiga SPPG yang beroperasi tersebut,” tambahnya.

Tujuh SPPG tersebut adalah SPPG Bangun Bangsa Tanah Sirah, Kecamatan Lubuk Begalung, SPPG Sebe­rang Palinggam Yayaran Yusnetti Bachtiar, SPPG Kuranji Yayasan Andalas Bakti Wira Arena, SPPG Nanggalo, SPPG Ikur Koto Tangah, SPPG Pa­dang Utara (Dekat UBH), dan SPPG Anduring.

Wawako Tegaskan Pen­ting­nya Keakuratan Data

Sementara itu, Waki Wali Kota Padang Maigus Nasir menegaskan bahwa semua pihak harus benar-benar bekerja ekstra untuk memastikan program MBG dapat berlangsung sukses di Kota Padang dan manfaatnya benar-benar bisa dirasakan oleh semua penerima manfaat.

Baca Juga  101 Ruas Jalan Selesai Diperbaiki, Dinas PUPR Gerak Cepat

“Bapak Presiden Prabowo sangat serius terkait hal ini. Dana sudah disiapkan, di perubahan APBN dana sudah ditambah, untuk 2025 sudah Rp200 triliun. Dan untuk 2026 anggaran yang naik itu untuk MBG, karena itu kita perlu bersama-sama mensukseskan program ini,” katanya.

Maigus Nasir juga menegaskan terkait pentingnya keakuran data untuk memastikan Program MBG dapat benar-benar dampak positif terhadap sasaran penerima manfaat.

“Dari rapat evaluasi hari ini kita banyak menemukan hal menarik. Diantara yang paling penting adalah keakuratan data penerima sesuai dengan kondisi tubuh masing-masing penerima,” terangnya.

Buya Maigus Nasir menerangkan bahwa untuk memastikan MBG yang dilakukan dapat memberikan manfaat yang sesuai dengan indikator yang ditetapkan maka perlu dibuatkan form untuk mengukur keberhasilannya.

“Ini perlu penajaman se­hingga perlu dibikin form­­nya, sehingga pelaksanaan MBG ini bisa sesuai harapan Presiden Prabowo dan memberikan dampak terhadap sasaran penerima,” ulasnya. (ren)