METRO SUMBAR

Dihadiri Wawako Allex, Jamaah Tabligh se-Sumbar Gelar Musda dan Tablig Akbar di Islamic Centre

1
×

Dihadiri Wawako Allex, Jamaah Tabligh se-Sumbar Gelar Musda dan Tablig Akbar di Islamic Centre

Sebarkan artikel ini
TABLIGH AKBAR— Ratusan jamaah memadati Masjid Agung Manarul ‘Ilmi Islamic Centre, Sabtu (9/8), pada kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) dan Tablig Akbar Jamaah Tabligh se-Sumatera Barat.

PDG. PANJANG, METRO–Ratusan jamaah memadati Masjid Agung Manarul ‘Ilmi Islamic Centre, Sabtu (9/8), pada kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) dan Tablig Akbar Ja­maah Tabligh se-Sumatera Barat.  Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota, Allex Saputra serta jemaah dari berbagai daerah, bahkan dari India. Juga hadir, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang Panjang, Buya Zulhamdi, dan Kapolres, AKBP Kart­yana Widyarso Wardoyo Putro.

Musda yang digelar pada siang hari menghasilkan terpilihnya H. Zainuddin dari Bukittinggi sebagai Amir Jamaah Tabligh Su­matera Barat.

Adapun, Tablig Akbar dilaksanakan selepas Salat Magrib dan Isya. Salah satunya disampaikan oleh Ustaz Maulana Muhajir.

Wawako Allex me­nga­presiasi terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, Jamaah Tabligh memiliki peran penting menghidupkan dakwah di tengah ma­syarakat, mengajak umat kembali kepada ajaran Islam, memperbanyak dzikir, salat berjemaah, dan meneladani akhlak Rasulullah.

Allex juga berharap melalui musda dan tablig akbar ini, ukhuwah antarjemaah semakin kuat, jang­kauan dakwah semakin luas, dan manfaatnya semakin besar bagi masya­rakat.

Sementara itu, pesan dakwah Ustaz Maulana mengajak jemaah menjadi umat yang dicintai Allah dan selamat dunia akhirat. Dia juga mengutarakan pentingnya membentuk majelis, mengamalkan sunnah Nabi, serta memperjuangkan agama tanpa mengharap imba­lan du­nia.

“Dunia ini hanyalah persinggahan. Tujuan kita adalah menyiapkan kampung akhirat. Orang yang mau bersusah payah di jalan Allah akan ditunjukkan jalan petunjuk dan hidayah-Nya,” pesannya.

Dia juga mengingatkan jemaah agar meneladani Nabi Muhammad SAW di setiap aspek kehidupan. Termasuk perilaku sehari-hari, dan tidak meniru kebiasaan yang bertenta­ngan dengan ajaran Islam. “Segala amal bergantung pada niat, dan jangan berprasangka buruk,” ujarnya. (rmd)