“Dengan pembinaan, tentunya dapat meminimalisir kekurangan kita di tahun tahun sebelumnya. Kita berharap, pembinaan ketiga khususnya untuk penguatan dimensi kualitas ini, dapat dimaksimalkan. Mulai dari dimensi relevansi, akurasi, aktualitas, koherensi, aksesibilitas hingga dimensi interpretabilitas, bisa dipahami dan direalisasikan oleh setiap produsen data kita,” ungkapnya.
Satu data Indonesia, bertujuan untuk memberikan acuan pelaksanaan dan pedoman bagi instansi pusat dan instansi daerah dalam rangka penyelenggaraan tata kelola. Mendorong keterbukaan dan transparansi data sehingga tercipta perencanaan dan perumusan kebijakan pembangunan yang berbasis data. (pry)




















