BERITA UTAMA

Viral Video Bidan Berenang Arungi Sungai untuk Obati Pasien TBC, Bupati Pasaman dan Forkopimda Pastikan Perbaikan Jembatan Jadi Prioritas

0
×

Viral Video Bidan Berenang Arungi Sungai untuk Obati Pasien TBC, Bupati Pasaman dan Forkopimda Pastikan Perbaikan Jembatan Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
TINJAU JEMBATAN AMBRUK— Bupati Pasaman Welly Suhery, Wakil Bupati Parulian Dalimunthe meninjau jembatan penghubung yang rusak di Lanai ke Sinuangon dan Batang Kundur, Kecamatan Duo Koto.

PASAMAN, METRO–Menindaklanjuti rusak­nya jembatan penghubung Lanai ke Sinuangon dan Batang Kundur, Kecamatan Duo Koto, sejumlah pejabat penting didaerah ini langsung meninjau lokasi jembatan yang ambruk beberapa hari yang lalu.

Kunjungan tersebut dilakukan Bupati Pasaman Welly Suhery, Wakil Bupati Parulian Dalimunthe, Ke­tua DPRD Pasaman Nelfri Affandy, Kajari Pasaman Sobeng Suradal, Anggota DPRD Sumbar Khairuddin Simanjuntak, BPBD, Kabid Bina Marga DPU PR Pasaman, Kemenag, Dinkes, TNI/Polri, Camat Duo Koto, dan Wali Nagari Cubadak Barat.

Untuk bisa sampai di­lokasi jembatan yang rusak, rombongan harus diantar jemput memakai se­peda motor warga setempat, menempuh jalan yang begitu sulit, berlumpur, dan terjal dengan jarak tempuh lebih kurang 15 kilometer hingga akhirnya rombo­ngan sampai di lokasi jembatan.

Sesampai di lokasi, Bupati Pasaman terkejut saat melihat langsung kondisi sebenarnya. Tampak dari raut wajahnya terlihat meng­gambarkan rasa sedih terhadap situasu lokasi yang ada.

Bahkan ia sempat menoleh ke arah rombongan. Bahwa Bupati tidak menyangka jika sebegitunya kondisi yang dialami ma­syarakat setempat selama ini. “Melihat kondisi yang ada sekarang, sudah sepantasnya lah jembatan permanen ada disini, me­ngingat ini akses jalan satu-satunya bagi masyarakat Sinuangon dan Batang Kundur untuk berhubu­ngan keluar, baik itu ke nagari, ke kecamatan, maupun ke kabupaten.” ujar Welly Suhery.

Bahkan, setelah melihat hal ini secara langsung, begitu vitalnya kebe­ra­daan jembatan ini, Peme­rintah Kabupaten Pasaman sangat memprioritaskan hal ini ke depan. Dan kita berharap, untuk sementara kita bangun jembatan darurat.  “Tentunya melalui kerja sama seluruh pihak, baik itu masyarakat, Pemerintah Nagari setempat, Polsek setempat, Koramil, dan pihak lainnya saling mendukung, agar masyarakat bisa berakti­vitas seperti biasanya,” papar Welly Suhery.

Sementara itu, Ketua DPRD Pasaman Nelfri Affandy juga menyampaikan rasa prihatinnya melihat kondisi sekarang. Kita sa­ngat mendukung langkah yang diambil oleh Bupati Pasaman, semoga jembatan ini bisa terealisasi secepatnya.

“Kita tak ingin lagi melihat warga berenang me­nyeberang sungai untuk beraktivitas. Kita sa­ngat sedih, salah satunya melihat bidan yang viral kemarin, demi tugas dia berenang sungai yang cukup deras. Tentu sangat membahayakan keselamatan dirinya,” sebut  Nelfri Affandy. (ped/rel)