LIMAPULUH KOTA, METRO –Anggota Komisi IX DPR-RI, Ade Rezki Pratama, ketika Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Balai Pelatihan Kemasyarakatan, Nagari Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, menyebut perlunya masyarakat memiliki jaminan kesehatan.
Disampaikan Ade Rezki Pratama, penting bagi masyarakat untuk memiliki jaminan kesehatan, karena kesehatan adalah harta yang paling berharga. Meski, memiliki harta banyak, jabatan tinggi, tetapi jika tidak sehat tidak dapat merasakan manfaatnya, maka begitu pentingnya kesehatan.
“Roda kehidupan itu berputar, hari ini dia mampu, besok mungkin tidak mampu. Maka ada slogan gotong royong, yang mampu membayar iuran JKN dan yang tidak mampu dibantu pemerintah. Yang dulu ibu/bapak aktif JKNnya pas berobat ternyata tidak aktif lagi silakan laporkan kepada dinas sosial Kabupaten Lima Puluh Kota,” ucap Ade Rezki Pratama.
Dia bertekad akan memperjuangkan untuk penambahan kuota jumlah penerima JKN. “InsyaAlloh kami akan memperjuangkan nanti penambahan kuota JKN kepada Kementerian Sosial. Semoga nanti ada penambahan,” sebut Anggota DPR RI dua periode dari fraksi Gerindra ini.
Dia meminta, jika ada masyarakat yang saat dirawat di RS kemudian pihak RS menyuruh pulang padahal belum sehat, maka silakan melaporkan kepada wali Nagari, petugas BPJS Kesehatan yang ada di RS atau silakan hubungi saya sendiri Ade Rezki Pratama. “Ada nggak bapak ibu yang berobat ke-RS kemudian belum sehat sudah disuruh pulang ?. Kalau ada silakan sampaikan kepada pak wali Nagari, petugas BPJS atau kesaya langsung,” sebut Ade.
Selain itu Ade Rezki Pratama, juga menyampaikan terkait program Presiden RI Prabowo Subianto, diantaranya pemeriksaan kesehatan gratis dan makan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah. “Semoga ibuk-ibuk memanfaatkan program pemeriksaan kesehatan gratis. Dan juga ada program makan bergizi gratis,” ucapnya.
Sebelumnya, Wali Nagari Simalanggang, Yondrivel, menyebut banyak diantara masyarakat yang kartu JKNnya mati. Dia berharap agar semua masyarakat bisa memiliki jaminan kartu kesehatan untuk berobat. Dengan begitu masyarakat tentu tidak was-was lagi ketika mengalami sakit atau hendak berobat kerumah sakit dan fasilitas kesehatan.
“Harapan kami kalau dapat semua masyarakat ini memiliki kartu JKN. Dan saat ini banyak masyarakat mengadu kalau kartu JKN miliknya mati. Semoga saja bisa aktif kembali dan kami berharap kalau dapat semua masyarakat dijamin kesehatannya,” harapnya.
Hal yang sama juga disampaikan Camat Kecamatan Payakumbuh, Wifrianto, dimana banyak kartu JKN masyarakat tidak aktif, sehingga masyarakat ketika hendak berobat kesulitan. Dia berharap agar Ade Rezki Pratama membantu penambahan kuota JKN bagi masyarakat. “Kami berharap masyarakat kami nanti saat berobat tidak terkendala karena matinya kartu JKN. Maka kami berharap kepada bapak Ade untuk membantu kami,” ucapnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Lima Puluh Kota, Hendri, menyampaikan apresiasi kepada Ade Rezki Pratama, telah memilih nagari Simalanggang sebagai tempat acara sosialisasi terkait JKN. Karena banyak keluhan masyarakat terutama karena kuota penerima kartu JKN tidak mencukupi artinya banyak masyarakat yang tidak dapat kartu JKN.
“Harapan kita kepada bapak Ade Rezki Pratama untuk dapat menambah kuota kepesertaan JKN ini. Sehingga warga kita ketika hendak berobat tidak lagi was-was dengan biaya yang besar,” harapnya kepada Anggota DPR-RI dari fraksi Gerindra itu.(uus)






