METRO PESISIR

Cetak Generasi Islam, Ponpes Nurul Yaqin Kukuhkan Tuangku dan Ustazah

0
×

Cetak Generasi Islam, Ponpes Nurul Yaqin Kukuhkan Tuangku dan Ustazah

Sebarkan artikel ini
WISUDA DAN PENGUKUHAN— Bupati Padangpariaman Jon Kennedy Aziz menghadiri wisuda dan pengukuhan gelar tuangku dan ustazah bagi para santri dan santriwati Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ambuang Kapua, Kecamatan VII Koto, Padangpriaman.

PDG.PARIAMAN, METRO–Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ambuang Kapua, Kecamatan VII Koto, Padangpriaman, kemarin, kembali melahirkan generasi muda Islami dalam momentum wisuda dan pengukuhan gelar tuangku dan ustazah bagi para santri dan santriwati.

Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Bupati Padangpariaman, Jon Kenedy Azis  bersama sejumlah pejabat daerah, Kepala Kantor Kemenag Padangpariaman, camat dan wali nagari se-Kecamatan VII Koto, serta pimpinan dan pengurus pondok pesantren.

Bupati Paangpariaman menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap peran pondok pesantren dalam membina generasi muda dan membentengi mereka dari pengaruh negatif yang kian mengkhawatirkan.

Baca Juga  Cegah Tawuran, Kapolsek Sungai Limau Masuk ke Sekolah

“Saya mengapresiasi para pimpinan pondok pesantren yang dengan sabar dan tekun mendidik santri hingga lahir generasi tuangku dan ustazah. Teruslah maju, teruslah berkarya untuk anak-anak bangsa,” ujarnya.

Ia menilai, momen wisuda dan pengukuhan ini sangat relevan di tengah kondisi sosial yang menunjukkan kemunduran nilai-nilai moral di masyarakat.

Kepada para orang tua santri, Bupati JKA turut menyampaikan penghargaan dan rasa bangganya.

“Anda sangat beruntung memiliki anak yang menjadi tuangku dan ustazah. Mereka bukan hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Alumni pesantren terbukti mandiri; banyak dari mereka menjadi imam, guru mengaji, dan pembimbing masyarakat di masjid maupun surau,” jelasnya.

Baca Juga  Bawaslu Ajak Caleg Tertibkan APK dan Branding

Dia mengucapkan selamat kepada seluruh lulusan dan berpesan agar ilmu yang diperoleh terus dikembangkan serta diamalkan.

“Teruslah belajar dan menebarkan ilmu untuk kebaikan umat dan kejayaan Islam. Di tangan para tuangku dan ustazah, harapan kita untuk membangun generasi emas Indonesia 2045,” ungkapnya. (efa)