AGAM, METRO–Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lubuk Basung, Kabupaten Agam, mengadakan pembinaan mental melalui pondok pesantren dan program belajar mengaji bagi seluruh warga binaan di Masjid Attaubah, beberapa waktu lalu.
Kepala Lapas Kelas IIB Lubuk Basung, Budi Suharto, menyampaikan bahwa kegiatan rutin ini mendapat antusias tinggi dari para warga binaan.
“Materi pembelajaran difokuskan pada pembacaan Al Quran yang baik dan benar serta pemahaman dasar ilmu tajwid,” ujar Budi.
Program ini bertujuan membina mental spiritual, meningkatkan akhlak, serta memberikan bekal pengetahuan agama untuk membentuk kepribadian yang lebih baik.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian persiapan reintegrasi sosial para warga binaan setelah masa hukuman selesai.
Tak hanya pembinaan keagamaan, Lapas Lubuk Basung juga mengadakan pelatihan keterampilan seperti las, kerajinan tangan, berkebun sayur-sayuran, jagung, serta budidaya ikan di lahan milik lembaga tersebut.
“Pelatihan ini diberikan agar warga binaan memiliki bekal keterampilan dan dapat membuka usaha mandiri usai menjalani masa tahanan,” jelas Budi Suharto. (pry)






