METRO PADANG

Penataan Pelabuhan Muaro, Pemko Padang, DPR, dan DPRD Sumbar Bersinergi Wujudkan Ikon Baru Kota

0
×

Penataan Pelabuhan Muaro, Pemko Padang, DPR, dan DPRD Sumbar Bersinergi Wujudkan Ikon Baru Kota

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGI PELABUHAN MUARO— Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir saat mendampingi Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, dan Wakil Ketua DPRD Sumbar, M. Iqra Chissa dalam kunjungan kerja ke Pelabuhan Muaro Padang, Rabu (30/7).

PADANG, METRO–Pemerintah Kota Pa­dang menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penataan dan peningkatan kualitas Pelabuhan Muaro Padang, selaku pelabuhan tertua di Su­matera Barat yang memiliki nilai historis dan strategis bagi perkembangan Kota Padang.

Hal ini disampaikan Wa­kil Wali Kota Padang, Maigus Nasir saat mendampingi Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, dan Wakil Ketua DPRD Sum­bar, M. Iqra Chissa dalam kunjungan kerja ke Pelabuhan Muaro Padang, Rabu (30/7).

“Kami sangat mendu­kung penataan Pelabuhan Muaro ini. Selain memperkuat fungsi transportasi dan logistik, penataan ini juga mendukung upaya revitalisasi kawasan Sungai Batang Arau yang merupakan bagian dari Program Unggulan (Progul) Jelajah Padang,” ungkap Maigus Nasir di sela peninjauan.

Maigus berharap, sinergi antara Pemerintah Pusat, DPR RI, serta DPRD Sumbar dapat mempercepat realisasi rencana ter­sebut. Menurutnya, revita­li­sasi kawasan Pelabuhan Muaro dan Sungai Batang Arau akan memperkuat daya tarik wisata, sekaligus memperbaiki infrastruktur kawasan yang telah berusia tua namun masih vital.

“Kami yakin, jika penataan ini terwujud, kawasan Pelabuhan Muaro akan menjadi ikon baru kota. Ini bukan hanya berfungsi sebagai pelabuhan semata, tapi juga sebagai destinasi wisata bersejarah yang menarik dan membanggakan,” imbuhnya.

Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, menyatakan kesiapannya untuk mem­perjuangkan dukungan anggaran di tingkat pusat guna merealisasikan program penataan kawa­san tersebut. Ia menilai, Pelabuhan Muaro memiliki potensi besar jika di­kembangkan secara terpadu. “Potensi historis dan strategisnya sangat besar. Ini perlu dukungan serius dari pemerintah pusat,” tegas Zigo.

Senada, Wakil Ketua DPRD Sumbar, M. Iqra Chissa, turut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghidupkan kembali kawasan bersejarah ini.

“Kami di DPRD Sumbar siap mengawal dan mendorong agar proyek penataan kawasan Pelabuhan Mua­ro dan Batang Arau ini ma­suk dalam prioritas pem­bangu­nan provinsi,” ujarnya, me­nun­jukkan komitmen kuat da­ri legislatif daerah.

Penataan Pelabuhan Muaro dan kawasan Sungai Batang Arau diharapkan tidak hanya mening­katkan konektivitas dan kapasitas logistik, tetapi juga menciptakan ekosis­tem pariwisata yang kuat, menarik lebih banyak wi­satawan, serta memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.

Langkah kolaboratif ini menjadi kunci untuk me­ngem­balikan kejayaan Pe­la­buhan Muaro sebagai jan­tung kota yang berdenyut, memadukan fungsi modern dengan nilai sejarah yang tak lekang oleh waktu. (ren)