METRO PESISIR

Sekolah Lansia Tangguh Resmi Diluncurkan di Pariaman, 60 Peserta kembali ke Bangku Belajar

0
×

Sekolah Lansia Tangguh Resmi Diluncurkan di Pariaman, 60 Peserta kembali ke Bangku Belajar

Sebarkan artikel ini
LAUNCHING SEKOLAH LANSIA— Wako Pariaman Yota Balad berfoto bersama saat launching Sekolah Lansia Pariaman 2025.

PARIAMAN, METRO–Sebanyak 60 orang lansia dari tiga kecamatan di Kota Pariaman, kemarin,  menjadi peserta sekolah lansia tangguh tahun 2025 yang digelar oleh Peme­rintah Kota Pariaman melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB (DP3AKB) Kota Pariaman.

Launching sekolah lansia tangguh tahun 2025 tingkat Kota Pariaman ter­sebut diresmikan langsung oleh Walikota Pariaman Yota Balad  di Balairung Rumah Dinas Walikota Pariaman dihadiri  Plt. Kadis P3AKB Yulia, Plt. Camat Pariaman Tengah Raswan Azmi, dan Camat Pariaman Timur M. Arif Gu­nawan.

Yota Balad menyebutkan, program sekolah lansia tangguh ini merupakan wujud komitmen dari Pemerintah Kota Pariaman untuk memberdayakan para lansia agar tetap sehat, aktif, mandiri, dan produktif di usia senja. “Kita menyadari bahwa proses penuaan adalah hal yang alami, namun bukan berarti menjadi penghalang bagi lansia untuk terus berkarya dan berkontribusi,” ujar­nya.

“Saya ucapkan terimakasih atas kesediaan Bapak/Ibu lansia untuk mau terlibat kembali dalam aktifitas belajar. Ini adalah inspirasi bahwa umur tidak menjadi ba­tasan ataupun penghalang bagi kita dalam mempelajari hal-hal yang baru,” jelas Yota Balad.

Lebih lanjut Yota Balad menjelaskan bahwa, ha­dirnya sekolah lansia tangguh ini juga mengingatkan kita tentang hakikat awal dari sekolah, dimana se­kolah bukanlah semata menunjuk pada institusi formal saja yang mena­warkan gelar akademis, akan tetapi sekolah disini berarti dapat menggali dan mengembangkan potensi luar biasa yang dimiliki oleh seorang lansia yang akan hadir di tengah-tengah keluarga dan masyarakatnya.

“Saya berharap, se­kolah lansia tangguh ini dapat menjadi wadah yang efektif dalam membentuk lansia yang tangguh, man­diri, dan berdaya. Mari kita bersama-sama mendu­kung dan mensukseskan program ini, sehingga para lansia di desa/kelurahan kita dapat menikmati masa tua dengan bahagia dan bermakna,” pungkas Yota Balad.

Sementara itu Yulia me­ngatakan, bahwa program sekolah lansia ini diharapkan juga bisa menjadi contoh bagi generasi muda untuk meneladani semangat lansia yang ma­sih mau belajar dan menggali pengetahuan di usia senja.

“Masing-masing Kecamatan yang terdiri dari Kecamatan Pariaman Timur, Kecamatan Pariaman Tengah dan Kecamatan Pariaman Utara, me­ngutus 20 orang peserta untuk mengikuti sekolah lansia ini. Sekolah lansia ini akan diadakan mulai minggu depan di UPTD Balai KB di masing-masing kecamatan dengan dengan ber­bagai program pelajaran yang telah disediakan, se­perti program olahraga, edukasi kesehatan, dan peningkatan kualitas hi­dup,” ulas Yulia. (efa)