BERITA UTAMA

Hasto Divonis 3,5 Tahun Penjara, PDIP: Posisi Sekjen Baru Hak Prerogatif Megawati

0
×

Hasto Divonis 3,5 Tahun Penjara, PDIP: Posisi Sekjen Baru Hak Prerogatif Megawati

Sebarkan artikel ini
WAWANCARA— Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat saat diwawancarai wartawan.

JAKARTA, METRO–Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto telah divonis 3 tahun dan 6 bulan penjara, dalam kasus suap pengurusan pergantian antar­waktu (PAW) Anggota DPR dan perintangan penyidikan Harun Masiku oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Otomatis, dia tak akan bisa menjalankan tugasnya sebagai sekjen. Meski de­mikian, DPP PDIP sampai saat ini belum memutuskan siapa yang akan mengisi posisi Sekjen, meski Hasto telah divonis penjara.

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menegaskan bahwa posisi Sekjen merupakan hak prerogatif Ketua Umum PDIP Megawati Soe­karnoputri. Menurut dia, keputusan siapa yang akan mengisi posisi sekjen akan ditentukan dalam perhelatan Kongres PDIP.

Baca Juga  400 Kubik Kayu Dijarah dari Hutan Lindung

“Kalau posisi Sekjen, nanti kita tunggu di Kongres. Karena posisi Mas Hasto sekarang ini masih Sekjen PDI Perjuangan. Pergantian Sekjen nanti kita tunggu di Kongres,” kata Djarot ditemui usai peringatan Kudatuli di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (27/7).

Djarot menegaskan, Kongres PDIP hanya tinggal mengukuhkan kembali Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum periode 2025-2030.

“Itu adalah suara dari basis dan kemudian itu juga rekomendasi internal dari Rakenas. Sehingga kalau pun nanti ada Kongres, itu tinggal pengukuhan saja,” ucap Djarot.

Ia menekankan bahwa Megawati mempunyai wewenang penuh dalam menentukan posisi strategis kepengurusan DPP PDIP berikutnya. Namun, Djarot masih enggan mengung­kapkan waktu perhelatan Kongres tersebut.

Baca Juga  Tertinggi Kedua di Sumbar, KPU Pariaman Apresiasi Tingginya Partisipasi Masyarakat

“Pada Ibu Ketua Umum diberikan kewena­ngan hak prioritatif untuk menyusun kepengurusan DPP PDI Perjuangan termasuk Sekretaris Jende­ral,” tegas Djarot.

Mantan Wali Kota Blitar itu mengatakan, dalam wak­tu dekat PDIP akan menggelar bimbingan teknis (bim­tek) untuk mengumpulkan seluruh anggota DPR dan DPRD seluruh Indonesia di Bali. Bimtek itu digelar dalam rangka me­nyolidkan seluruh kader partai banteng.

“Kita belum tahu, tapi yang jelas kegiatan di Bali adalah Bimtek anggota DPR-DPRD seluruh Indonesia yang tahun lalu diadakan di Kemayoran. Ta­hun ini di Bali sekaligus forum konsolidasi internal partai,” pungkasnya. (jpg)