SIJUNJUNG, METRO–Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sijunjung menggelar kegiatan penguatan ketahanan pangan dengan melepas bibit ikan di sungai. Kegiatan itu sebagai bentuk kepedulian KNPI Sijunjung dalam mendorong program pemerintah terkait ketahanan pangan.
Sejumlah kegiatan lainnya juga digelar KNPI Sijunjung dalam rangka peringatan hari lahir KNPI ke-52 tahun 2025. Berbagai kegiatan itu dinilai sukses terlaksana, bahkan KNPI juga mengadakan simposium kepemudaan untuk memupuk semangat generasi muda di Sijunjung.
Ketua KNPI Sijunjung, M.Aldo Yendicoal menyampaikan, kegiatan dalam rangka peringatan Harlah KNPI kali ini tidak hanya dipusatkan di tingkat kabupaten saja namun, juga digelar hingga ke kecamatan dan nagari.
“Alhamdulillah, dengan semangat kawan-kawan di KNPI serta dukungan dari berbagai pihak, peringatan Harlah KNPI ke-52 tahun ini berjalan sukses dan lancar. Meski dengan semua keterbatasan efisiensi anggaran tidak menjadikan KNPI sijunjung berhenti berkegiatan kepemudaan,” tutur Aldo.
Ketua KNPI Sijunjung mengapresiasi seluruh jajaran dan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan peringatan Harlah KNPI tahun ini. “Dengan waktu persiapan yang relatif singkat namun, kawan-kawan panitia luar biasa gerak cepat dengan membuktikan semangat kepemudaan. Alhamdulillah seluruh agenda yang di rencanakan bersama terselenggara dengan lancar,” ungkapnya.
Pihaknya mengajak agar momentum hari lahir KNPI menjadikan pemuda sebagai generasi penerus bangsa untuk berfikir kedepan. “Tentang bagaimana tantangan pemuda di masa akan datang. Itu tidak terlepas dari arah bangsa ini di masa depan,” ujarnya.
Menurutnya, sebagai pemuda saat ini harus dituntut agar memiliki skill dan keahlian, selain memperluas wawasan dan akademis. “Apakah nantinya akan menjadi generasi emas atau malah sebagai generasi cemas, penentunya adalah hari ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Harlah KNPI ke-52 di Kabupaten Sijunjung, Deka Mitason menyampaikan, pelepasan bibit ikan digelar di Nagari Limi Koto, Kecamatan Koto VII pada Rabu (23/7) kemarin. “Pada kegiatan ini kita juga melibatkan berbagai unsur yang ada, mulai dari pemerintah, Forkopimda dan tokoh masyarakat. Ini sebagai pertanda eksistensi KNPI di Sijunjung,” ucapnya.
Selanjutnya, kegiatan simposium kepemudaan digelar pada Jumat (25/7) bertempat di Balairung Lansek Manih. “Pada acara ini kita juga melibatkan unsur Forkopimda, OKP, komunitas kepemudaan dan OSIS di sekolah. Alhamdulillah seluruh kegiatan berjalan dengan lancar berkat dukungan semua pihak,” tambahnya. (ndo)






