METRO SUMBAR

Anggota DPRD Sumbar Irsyad Safar Serap Aspirasi Masyarakat di Nagari Simalanggang, Persoalan Penguatan Pendidikan dan Kekhawatiran Maraknya Pekat Mengemuka

0
×

Anggota DPRD Sumbar Irsyad Safar Serap Aspirasi Masyarakat di Nagari Simalanggang, Persoalan Penguatan Pendidikan dan Kekhawatiran Maraknya Pekat Mengemuka

Sebarkan artikel ini
RESES PERSEORANGAN— Anggota DPRD Sumbar Irsyad Syafar bersama masyarakat dalam kegiatan perseorangan masa sidang ketiga Tahun 2025 di SD IT Ar Risalah, Nagari Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Irsyad Syafar melaksanakan  kegiatan reses perseorangan masa sidang ketiga Tahun 2025 di SD IT Ar Risalah, Nagari Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, Ka­bupaten Limapuluh Kota.

Pada kesempatan itu, Irsyad Syafar menyerap beragam aspirasi dari para tokoh masyarakat, wali murid, tenaga pendidik, hingga perwakilan nagari. Aspirasi yang  paling krusial mereka sampaikan terkair penguatan kualitas pendidikan di sekolah rakyat serta kekhawatiran terhadap maraknya pe­nyakit masyarakat seperti judi dan pergaulan me­nyimpang.

Kepala Sekolah SD IT AR Risalah, Fauzul Azim, mengapresiasi perhatian Irsyad Syafar yang telah mengusulkan pembangu­nan jalan lingkungan (rabatan beton) ke sekolah mereka dan akan direalisasikan tahun ini.

“Saya  berharap dukungan berkelanjutan dari beliau. Baik dalam pe­ning­katan sarana fisik maupun program pendidikan se­kolah sehingga memberikan manfaat  bagi masya­rakat,” kata Fauzul.

Sementara itu, tokoh masyarakat, Eddi Rusydi, menanyakan peluang dan dukungan konkrit yang bisa diberikan oleh anggota de­wan dalam memajukan pendidikan dan pemberdayaan warga Nagari Simalanggang.

“Kita mengharapkan anak-anak kita yang berprestasi namun kurang mam­pu, diberikan beasiswa pendidikan,” ungkap Eddi Rusydi yang juga diamini salah satu warga, Sri Melta.

Selain soal pendidikan, pada kegiatan dialog penyampaian aspirasi ini, masyarakat Nagari Simalanggang juga menyampaikan permasalahan pe­nyakit masyarakat yang sangat meresahkan.

“Persoalan penyakit masyarakat yang mulai meresahkan seperti judi, penyimpangan perilaku, disebabkan lemahnya kontrol sosial terhadap anak muda. Saya berharap pemerintah dan DPRD hadir melalui regulasi dan edukasi untuk mengatasi masalah ini,” tutur Muhammad Ger, salah satu warga.

Menanggapi beragam aspirasi tersebut, Irsyad Syafar menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi sesuai kewenangan yang dimiliki. Ia juga mendorong ma­sya­rakat untuk terus bersinergi dalam membangun nagari, terutama melalui pendidikan karakter dan pe­nguatan moral generasi muda.

“Sekolah rakyat harus menjadi benteng akhlak dan intelektual anak-anak kita. Sementara itu, pe­nyakit masyarakat harus kita lawan bersama melalui penguatan keluarga, pendidikan, dan lingkungan sosial,” kata Irsyad.

Irsyad juga membuka ruang konsultasi di luar masa reses bagi masya­rakat yang ingin menyampaikan program secara kolektif dan terarah.

“Kita selaku anggota dewan, sangat terbuka dengan dialog-dialog bersama masyarakat. Silahkan sampaikan semua keluh kesah dan persoalan-persoalan di tengah-te­ngah masyarakat. Kita a­kan perjuangkan untuk men­carikan solusinya,” tutup dia. (rgr)