METRO PESISIR

Progul Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga, Hasilkan Barang  Bernilai Jual untuk Penambah Pendapatan

0
×

Progul Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga, Hasilkan Barang  Bernilai Jual untuk Penambah Pendapatan

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA— Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pariaman, Adi Junaidi usai acara foto bersama.

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman Yota Balad yang diwakili oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pariaman, Adi Junaidi paparkan program unggulan Satu  Rumah Satu Industri Rumah Tangga pada acara sarasehan ekonomi Sumatera Barat. Acara ini dipimpin oleh Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Barat Abdul Majid, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan termasuk Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bupati/Walikota se Sumatera Barat, perwakilan perbankan.

Kepala Bappeda Kota Pariaman Adi Junaidi menyampaikan bahwa program unggulan Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga tersebut merupakan salah satu program unggulan Balad-Mulyadi yang berkontribusi besar dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi di Kota Pariaman. “Program Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga ini merupakan  program untuk mendorong masyarakat di Kota Pariaman menghasilkan barang dan jasa yang bernilai jual untuk menambah pendapatan keluarga”, ucapnya.

Baca Juga  NA Daerah Istimewa Minangkabau Tuntas, BP2DIM akan Gelar Focus Group Discussion

Adi Junaidi juga menjelaskan bahwa Visi Kota Pariaman adalah “Terwujudnya Pariaman Kota Wisata yang Maju, Mandiri, Kreatif Berbasis Agama dan Berbudaya” terdiri dari 10 misi dan 12 program unggulan. “Dari 12 program unggulan tersebut program unggulan yang terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di Kota Pariaman adalah program Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga”, terangnya.

“Program ini kita prioritaskan untuk keluarga kurang mampu sehingga nantinya tumbuh menjadi UMKM sehingga meningkatkan penghasilan keluaraga. Salah satunya yang dilakukan Pemko Pariaman adalah dengan digitalisasi UMKM yang nantinya kita arahkan berusaha disektor pertanian dan perikanan. Di Kota Pariaman, sektor pertanian dan perikanan masih dominan karena persentase berada diangka 17 persen lebih karena lahan pertanian dan perikanan baik tangkap maupun budidaya masih tinggi,”ujarnya.

Baca Juga  Evaluasi Program PKK, Samakan Persepsi Tingkatkan Koordinasi

Lebih lanjut, ia juga menuturkan bahwa program unggulan Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga ini, Pemko Pariaman sudah memberikan modal usaha kepada keluarga penerima manfaat , dengan bantuan modal ini mereka bisa menjalankan usaha. (efa)