TANAHDATAR, METRO–Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Tarab mengadakan Musyawarah Nagari (Musnag) untuk penyusunan RKP tahun 2026 dan DU RKP tahun 2027, yang dibuka langsung oleh Ketua BPRN Padang Laweh Harnulis Dt Batuah, di Aula Kantor Nagari setempat, Senin (21/7).
Ketua BPRN Harnulis Dt Batuah dalam sambutannya, ucapkan terimakasih atas terlaksananya Musnag ini. Dan kegiatan Musnag ini sudah sesuai dengan undang-undang Permendagri dan Permendes Republik Indonesia. “Semoga Musnag ini bisa membawa Nagari Padang Laweh ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Nagari Padang Laweh Rahmat Febri Jeni, S. Sy, Dt. Marah Bangso dalam sambutannya katakan, kita melakukan Musnag ini, guna menggali informasi di tengah masyarakat melalui jorong masing-masing, atau kelompok dan organisasi yang ada di Nagari, untuk pelaksanaan pembangunan fisik maupun non fisik. “Kita juga di Nagari Padang Laweh telah melaksanakan Rembug Stunting dalam Musyawarah Nagari, dan hari ini kita laporkan hasil kegiatannya,” sampai Wali Nagari.
Wali Nagari tambahkan, bahwa daerah kita saat ini sedang dilanda kemarau panjang. Oleh sebab itu, Saya imbau kepada warga untuk jangan membuang puntung rokok sembarangan, yang akan mengakibatkan terjadinya kebakaran. “Kemarau panjang ini mengakibatkan petani panen puso atau gagal panen. Setelah kita laporkan, maka tim survei telah menghitung berapa kerugian yang dialami petani,” ulasnya.
Wali Nagari Febri juga sampaikan, bahwa minggu besok kita akan melaksanakan Shalat Istiqo’ (Shalat Minta Hujan) untuk ketiga kalinya dan diminta kepada warga untuk membawa alat-alat pertanian dan ternak. “Semoga daerah kita turun hujan dan do’a kita dikabulkan oleh Allah SWT,” katanya.
Selanjutnya acara dilanjutkan dengan diskusi umum yang dipimpin Ramli, S.Ap dari Kasi PMD Kecamatan Sungai Tarab. Turut hadir Forkopimca, anggota BPRN, KAN, Tokoh Masyarakat, Bundo Kandung, Pemuda, mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol dan undangan lainnya. (ant)






