BERITA UTAMA

Ngeri! Gas Meledak, Satu Keluarga Disambar Api, Lima Orang Alami Luka Bakar dan Dirawat di RS, Diduga Gegara Kebocoran pada Instalasi Kompor

0
×

Ngeri! Gas Meledak, Satu Keluarga Disambar Api, Lima Orang Alami Luka Bakar dan Dirawat di RS, Diduga Gegara Kebocoran pada Instalasi Kompor

Sebarkan artikel ini

PAYAKUMBUH, METRO —Insiden ledakan gas terjadi di rumah yang dihuni keluarga besar di Kelurahan Labuah Basilang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh. Akibatnya, lima orang penghuni rumah me­nga­lami luka bakar sangat serius hingga harus mendapatkan pera­watan intensif di rumah sakit.

Diduga, ledakan gas yang memakan korban ini, dipicu adanya kebocoran gas pada instalasi tabung elpiji menuju kompor gas. Selain membuat penghuni rumah terluka, ledakan gas juga nyaris membuat ru­mah tersebut mengalami kebakaran.

Warga sekitar yang mengetahui adanya keja­dian itu, bergegas datang ke rumah tersebut dan be­rusaha memadamkan api sekaligus membawa kor­ban ke RSUD Adnaan WD Payakumbuh. Tak ber­se­lang lama, petugas Dam­kar berikut dengan armada juga datang ke lokasi untuk memastikan tidak ada api yang menyala di dalam rumah.

Salah satu korban, Sri­santi (54) mengatakan, pe­ristiwa bermula ketika ia hendak melaksanakan sho­lat dan menyampaikan ke­pada menantunya bahwa ia sedang meng­goreng ma­kanan di dapur. Tak berse­lang lama, saat kompor dinyalakan, tiba-tiba terjadi ledakan hebat akibat didu­ga kebocoran gas.

Baca Juga  Kabau Sirah Keluar dari Zona Degradasi, Gol Tunggal Michibuchi Kandaskan Madura United di Bangkalan

“Ledakan langsung ter­jadi ketika menantu saya menyalakan kompor. Saat itu saya baru selesai ber­wudhu dan bersiap salat. Saya lihat menantu saya sudah melompat karena api menyambar. Saya pun berteriak,” ujar Srisanti, saat ditemui di lokasi keja­dian dirumah,” Senin (21/7).

Ia mengungkapkan, ko­baran api dengan cepat menjalar ke dalam rumah, bahkan hingga ke kamar tempat ia akan shalat. Ban­tal dan kasur ikut ter­ba­kar sedikit, begitu juga dengan pintu kamar yang mengecil karena panas. “Kaki saya sempat dikejar api sampai ke kamar, saya juga sem­pat melihat cucu saya yang ada di ruang tamu ikut terkena,” lanjutnya.

Dalam rumah tersebut, terdapat tiga kepala ke­luarga (KK). Srisanti me­nambahkan bahwa ada enam orang yang menjadi korban luka bakar dalam kejadian ini.

“Tiga di antaranya se­ka­rang dirawat, termasuk menantu saya dan dua cucu saya yang masih se­ko­lah, satu kelas 2 SD dan satu lagi kelas 2 SMP,” jelasnya.

Baca Juga  Pengedar Buang Sabu di Jalanan

Srisanti menyebut, saat kejadian dirinya sempat berlarian ke luar rumah karena belum merasakan sakit. Namun, tak lama se­telah itu, rasa perih akibat luka bakar mulai terasa.

“Saya ketika itu sangat panik, sampai tidak me­rasakan api mengenai sa­ya. Setelah saya di luar rumah, baru saya merasa sakitnya,” tutur dia.

Dari data yang di­him­pun dari Sekretaris Satpol PP dan Damkar Kota Paya­kumbuh, Dewi Novita, lapo­ran kebakaran masuk pada pukul 19.30 WIB dan unit pemadam segera tiba di lokasi tiga menit kemudian. Petugas berhasil mema­damkan api dan menye­lesaikan penanganan se­kitar pukul 20.04 WIB.

Objek yang terbakar adalah rumah milik Andre (39), seorang wiraswasta. Sementara penyebab di­duga akibat kebocoran gas yang menyebabkan le­dakan saat kompor di­nyalakan.

“Ada total ada enam korban luka yang berada di rumah saat kejadian. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian materiil masih dalam pendataan lebih lanjut,” ungkapnya. (uus)