METRO SUMBAR

Vasko Tindak Tegas Pukat Harimau, Wako dan Ketua DPRD Sibolga Datang ke Sumbar Minta Maaf

0
×

Vasko Tindak Tegas Pukat Harimau, Wako dan Ketua DPRD Sibolga Datang ke Sumbar Minta Maaf

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGAN WAKO SIBOLGA— Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, saat menyambut kedatangan Wali Kota Sibolga didampingi anggota DPRD Sibolga.

PADANG, METRO–Wakil Gubernur Suma­tera Barat Vasko Ruseimy, bertindak tegas terhadap praktik penangkapan ikan ilegal menggunakan pukat harimau (trawl) yang dilakukan oleh kapal asal Kota Sibolga, Sumatera Utara. Kapal tersebut tertangkap saat beroperasi di wilayah perairan Suma­tera Barat yang masuk dalam zona tangkap khu­sus nelayan kecil.

Penindakan dilakukan dalam patroli laut gabungan yang dipimpin langsung oleh Wagub Vasko bersama Ditpolairud, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta nelayan lokal di kawasan Air Bangis, Pasaman Barat. Salah satu kapal yang diamankan dalam operasi tersebut adalah KM Dirga, milik nelayan asal Sibolga.

Menanggapi kejadian ini, Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, bersama Ketua DPRD Kota Sibolga dan sejumlah pejabat daerah, datang langsung ke kediaman Wagub Sumbar pada Jumat (18/7). Kunjungan tersebut bertujuan menyampaikan permintaan maaf secara resmi sekaligus menyatakan dukungan terhadap penegakan hukum yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. “Kunjungan ini sebagai bentuk permohonan maaf kepada masyarakat Sumbar, khususnya nelayan Air Bangis, atas pelanggaran yang dilakukan oleh oknum nelayan kami. Kami juga menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah tegas Pemerintah Provinsi Sumbar,” ujar Wali Kota Syukri.

Rombongan dari Sibolga terdiri dari Sekda, Sekwan, Kadis Kesehatan, perwakilan Dinas Perikanan, Kabag Umum, Ketua HNSI Sibolga–Tapteng, serta se­jumlah nelayan jaring sa­lam.

Wagub Vasko me­nyam­­but baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi itikad baik dari Pemkot Sibolga. Namun, ia menegaskan bahwa proses hukum terhadap kapal pe­langgar akan tetap berjalan sesuai ketentuan.

“Ini bukan semata soal wilayah, tapi soal keadilan bagi nelayan kecil yang menggantungkan hidup­nya pada laut. Sumbar akan selalu bersikap tegas terhadap segala bentuk pelanggaran,” ujar Vasko.

Untuk diketahui beberapa waktu lalu, Wakil Gubernur Sumatera Barat memimpin patroli laut bersama Ditpolairud, KKP dan nelayan Air Bangis di perbatasan Sumbar Sumut. Mereka berhasil me­nangkap kapal nelayan modern asal Kota Sibolga KM Dirga, Langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Suma­tera Barat dalam menjaga kedaulatan laut, melindu­ngi ekosistem pesisir, dan memperjuangkan hak nelayan lokal dari praktik perikanan yang merusak dan tidak berkelanjutan. (fan)