PAYAKUMBUH/50 KOTA

Kemarau Panjang, Pemko dan Masyarakat Gelar Shalat Istisqa

0
×

Kemarau Panjang, Pemko dan Masyarakat Gelar Shalat Istisqa

Sebarkan artikel ini
SHALAT ISTISQA— Pemko Payakumbuh bersama masyarakat laksanakan shalat istisqa, Minggu (20/7) di Lapangan Mangkudu Balai Jariang, Kelurahan Koto Nan Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara.

PAYAKUMBUH, METRO –Menghadapi kemarau yang berkepanjangan dan belum turunnya hujan di wilayah Kota Payakumbuh, Pemerintah Kota Payakumbuh bersama ma­syarakat menggelar Shalat Istisqa dan doa bersama pada Minggu (20/7) di Lapangan Mangkudu Balai Jariang, Kelurahan Koto Nan Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara.

Kegiatan ini diikuti ratusan warga, tokoh ma­syarakat, pemuka agama, serta jajaran pemerintah kelurahan dan kecamatan setempat. Hadir langsung Wa­kil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, yang turut mengikuti jalannya ibadah dan menyampaikan sambutan mewakili Pemerintah Kota Payakumbuh.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas antusiasme dan kepedulian ma­sya­rakat dalam menghadapi fenomena kekeringan yang sedang melanda. “Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kami mengucapkan terima ka­sih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada masya­ra­kat yang telah hadir dan bersama-sama memanjatkan doa. Ini adalah bentuk kekuatan kebersama­an kita sebagai umat yang percaya akan kekuasaan Allah SWT,” ucap Elzadaswarman.

Dia menambahkan bah­wa berdasarkan pengamatan, hujan sudah cukup lama tidak turun di wilayah Kota Payakumbuh, dan hal ini telah mulai berdampak pada sektor pertanian, ketersediaan air bersih, hingga kehidupan sehari-hari ma­syarakat. “Kita sebagai hamba Allah hanya bisa memohon dengan ikhlas kepada Yang Maha Kuasa agar berkenan menurunkan hujan dan mengakhiri musim kering ini. Doa bersama ini adalah bentuk keikhlasan kita sebagai umat dan bagian dari usaha spiritual,” lanjutnya.

Sementara itu, Lurah Balai Tangah Koto, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi momentum mempererat kebersamaan ma­sya­rakat serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Senada dengan itu, Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Payakumbuh, dalam keterangannya, menuturkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat ibadah, tetapi juga bentuk edukasi keagamaan kepada masya­ra­kat untuk senantiasa me­ng­ingat Tuhan dalam se­ga­la kondisi, termasuk ketika menghadapi bencana alam seperti kekeringan. Shalat Istisqa sendiri me­rupakan ibadah sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW ketika umat Muslim mengalami kekeringan panjang. Doa yang dilantunkan secara bersama-sama dipanjatkan agar Allah menurunkan rahmat-Nya dalam bentuk hujan yang membawa keberkahan. Kegiatan ini berlangsung dengan khu­syuk dan penuh harap, diiringi suasana yang te­duh meski panas matahari terasa menyengat. Warga tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara dengan tertib dan penuh kekhidmatan. Pemerintah Kota Payakumbuh berharap kegiatan serupa dapat terus digelorakan sebagai bentuk pendekatan spiritual sekaligus sosial dalam menghadapi tantangan alam yang datang silih berganti. (uus)