PEBALAP McLaren, Oscar Piastri, menegaskan bahwa Max Verstappen masih menjadi ancaman nyata dalam perburuan gelar juara dunia Formula 1 2025, meskipun McLaren saat ini sedang mendominasi papan klasemen.
Dilansir dari Crash pada Sabtu (19/7), Piastri menolak untuk meremehkan potensi juara bertahan dari Red Bull tersebut, yang dinilainya tetap tampil kompetitif hampir di setiap akhir pekan balapan.
“Max adalah pembalap yang berbahaya dalam kondisi apa pun. Pengalaman dan insting balapnya membuatnya selalu relevan dalam perebutan gelar,” kata Piastri.
Setelah menyelesaikan 12 seri balapan musim ini, McLaren memimpin klasemen konstruktor dengan keunggulan lebih dari 220 poin atas Ferrari. Sementara di klasemen pembalap, Piastri berada di puncak dengan selisih 69 poin dari Verstappen yang menguntit di posisi kedua.
Rumor tentang masa depan Verstappen—terutama kaitannya dengan potensi kepindahan ke Mercedes—terus menjadi sorotan dalam beberapa bulan terakhir. Namun, Piastri menegaskan bahwa isu tersebut tak memengaruhi fokusnya di lintasan.
“Saya tidak terlalu peduli dengan apa yang dilakukan Max atau isu transfernya. Fokus saya hanya pada performa pribadi dan tim McLaren,” tegasnya.
Verstappen sendiri menyadari peluangnya untuk mempertahankan gelar makin menipis, seiring ketertinggalan Red Bull dalam pengembangan mobil. Di Silverstone, pembalap asal Belanda itu mengakui bahwa masalah keseimbangan dan performa kendaraan menjadi tantangan besar timnya sejak musim lalu.
“Formula 1 adalah olahraga kompleks. Tidak semua hal bisa dikendalikan. Kami terus bekerja keras, tapi memang belum menemukan solusi ideal,” ujar Verstappen.
Meski dalam posisi tertinggal, Verstappen tetap menunjukkan mental juara. Ia menyatakan bahwa naik podium di setiap balapan masih menjadi target realistis hingga akhir musim. (*/rom)






