BUKITTINGGI, METRO–Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menginstruksikan agar seluruh gedung Sekolah Dasar (SD) di wilayahnya dicat dengan warna putih sebagai upaya penyeragaman dan penanaman nilai-nilai nasionalisme sejak dini.
“Saya perintahkan seluruh bangunan sekolah dasar dicat putih, jangan ada benda-benda digantung di dinding yang tidak sesuai,” tegas Ramlan saat memberikan arahan di Balai Kota Bukittinggi, dalam kegiatan pendistribusian zakat Program Bukittinggi Cerdas.
Instruksi ini muncul setelah Ramlan melihat beberapa sekolah dasar yang bangunannya dicat warna-warni. Ia mencontohkan SDN 03 yang menurutnya tampak tidak seragam dan kurang mencerminkan karakter pendidikan nasional.
“Warna-warni itu bisa memengaruhi cara berpikir anak. Kita ingin sejak SD mereka dibentuk dalam lingkungan yang terarah. Warna putih memberikan kesan bersih, sederhana, dan bisa menjadi dasar untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
Menurut Ramlan, dinding putih tidak berarti monoton. Sekolah justru bisa memanfaatkannya untuk menampilkan gambar tokoh-tokoh nasional atau pahlawan bangsa sebagai bentuk edukasi visual.
“Kita ingin Bukittinggi dikenal sebagai kota pejuang. Kota ini punya sejarah penting sebagai ibu kota negara saat Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Itu harus dikenalkan sejak dini kepada para pelajar,” tambahnya.
Ia berharap langkah ini menjadi bagian dari pembangunan karakter siswa di Bukittinggi, yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pemahaman terhadap sejarah dan nilai-nilai perjuangan bangsa. (pry)






