AGAM/BUKITTINGGI

Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif Tempur 901, Pemkab Agam Sambut Tim Kemhan RI

1
×

Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif Tempur 901, Pemkab Agam Sambut Tim Kemhan RI

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGAN— Asisten I Setda Agam, Rahman, S.IP menyambut kunjungan Tim Puskon Baranahan Kemhan RI dalam rangka survei lokasi rencana pembangunan Yonif TP 901 Agam, Kamis (17/7).

AGAM, METRO–Pemerintah Kabupaten Agam menyambut kedatangan Tim Pusat Konstruksi (Puskon) Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Kamis (17/7), dalam rangka survei awal lokasi rencana pembangunan Batalyon Infanteri Tempur (Yonif TP) 901 Agam.

Rombongan yang dipimpin oleh Kolonel Czi Asril Arifin diterima langsung oleh Asisten I Setda Agam, Rahman, S.IP, mewakili Bupati Agam. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Sungai Jariang, Kecamatan Lubuk Basung, yang direncanakan sebagai lokasi utama pembangunan markas Yonif Tempur 901.

Dalam keterangannya, Kolonel Asril menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan meninjau kesiapan lahan, termasuk perenca­naan land clearing serta mengevaluasi ketersediaan fasilitas pendukung di sekitar lokasi.

“Kami juga meninjau dua lokasi alternatif yang berpotensi digunakan sebagai area sementara (mar­shalling area) bagi personel, yakni SD Negeri 58 Batuhampa dan kawasan PT Inang Sari,” ungkapnya.

Kolonel Asril menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat tahapan awal pembangunan, baik dari sisi administrasi maupun teknis.

Menanggapi hal itu, Rahman menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh dari Pemkab Agam terhadap rencana strategis ini.

“Pemerintah daerah siap memfasilitasi seluruh kebutuhan yang diperlukan agar pembangunan Yonif TP 901 berjalan lancar. Kami meyakini kehadi­ran batalyon ini akan memperkuat pertahanan sekaligus men­dorong pertumbuhan wila­yah,” jelasnya.

Rahman juga menambahkan bahwa keberadaan Yonif TP 901 tidak hanya berdampak pada keamanan, tetapi juga akan memberikan efek domino pada sektor ekonomi dan pembangunan infrastruktur.

“Dengan adanya ratusan prajurit dan keluarganya di sini, tentu akan mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru, percepatan pembangunan jalan, listrik, air bersih, serta fasilitas umum lainnya,” tam­bahnya.

Diharapkan, setelah pro­ses survei rampung, pembangunan dapat segera dimulai sebagai bagian dari upaya penguatan pertahanan nasional seka­ligus percepatan kemajuan Kabupaten Agam. (pry)