BERITA UTAMA

Kuliah Umum, Senat Akademik FISIP Unand Hadirkan Rocky Gerung

0
×

Kuliah Umum, Senat Akademik FISIP Unand Hadirkan Rocky Gerung

Sebarkan artikel ini
KULIAH UMUM— Rocky Gerung hadir sebagai narasumber dalam Kuliah Umum bertajuk “Meneguhkan Integritas, Moral, dan Etika Akademik di Perguruan Tinggi”, yang digelar Senat Akademik Unand, Kamis (17/7) di Convention Hall Unand.

LIMAUMANIS, METRO–Senat Akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas menggelar Kuliah Umum bertajuk “Meneguhkan In­tegritas, Moral, dan Etika Aka­demik di Perguruan Ting­gi” pada Kamis (17/7) di Convention Hall UNAND. Ke­giatan ini menghadirkan na­ra­sumber nasional, Rocky Ge­rung, dan terbuka untuk mahasiswa maupun masya­ra­kat umum.

Kuliah umum ini meru­pa­kan terobosan baru dari Senat Akademik FISIP yang sebelumnya menjalankan program capacity building secara internal. Tahun ini, kegiatan tersebut dikemas lebih terbuka dalam bentuk kuliah umum, dengan tu­juan memberikan manfaat yang lebih luas tidak hanya bagi anggota senat, tetapi juga bagi publik.

Ketua Senat Akademik FISIP, Dr. Malse Yulivestra, M.AP, menyampaikan bah­wa perubahan format ini adalah upaya senat untuk menjadi lebih produktif dan responsif terhadap isu-isu publik. “Senat selama ini sering dianggap hanya terlibat dalam urusan administratif dan penga­wa­san kebijakan. Melalui ke­giatan ini, kami ingin me­nunjukkan bahwa senat ju­ga dapat aktif dalam di­namika akademik dan so­sial, serta mampu me­nyum­­bangkan pemikiran untuk perubahan,” ujarnya.

Senat FISIP, tam­bah­nya, ingin menghapus stig­ma bahwa kerja senat ha­nya sebatas “jalan-jalan”, dan mulai membangun pe­ran aktif dalam pergulatan wa­cana yang relevan de­ngan kehidupan masya­ra­kat.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV Universitas Andalas, Prof. Henmaidi, juga menyinggung pentingnya nilai integritas da­lam dunia akademik. Ia mengingatkan kembali ten­tang semangat yang pernah ditunjukkan oleh tokoh bangsa seperti Mohammad Hatta, Sutan Syah­rir, H. Agus Salim dan lainnya. “Universitas Andalas memiliki tanggung jawab sejarah untuk terus melahirkan generasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai integritas,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatra Barat Vasko Ruseimy menyampaikan harapannya agar para peserta tidak hanya hadir secara fisik, namun juga mampu menyerap gagasan-gagasan kritis yang disampaikan narasumber.

“Semoga kuliah umum ini menjadi pemantik untuk mem­perluas cakrawala ber­­pikir dan menumbuhkan kesadaran baru dalam meng­­­hadapi dinamika aka­de­mik dan sosial,” ujar­nya.

Kuliah umum ini berlangsung dalam format dis­kusi interaktif, yang mem­pertemukan narasum­ber dengan audiens secara langsung dalam suasana intelektual yang terbuka dan dinamis. (ren/rel)