BERITA UTAMA

Menyabit Rumput, Warga Temukan Mortil Aktif, Kondisinya Berkarat, Dimusnahkan Tim Gegana

1
×

Menyabit Rumput, Warga Temukan Mortil Aktif, Kondisinya Berkarat, Dimusnahkan Tim Gegana

Sebarkan artikel ini
MORTIL— Tim Gegana Satbrimob Polda Sumbar mengevakuasi mortil yang ditemukan warga untuk dimusnahkan.

PADANG, METRO–Warga di kawasan jalan Seka­yan, Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, dihebohkan dengan penemuan sebuah benda yang diduga mortir peninggalan zaman perang terdahulu, Rabu, (16/7).

Mortil yang ukurannya lumayan besar tersebut ditemukan dalam kondisi berkarat yang tergeletak di sebuah areal perkebunan yang tidak jauh dari aliran sungai setempat.

Penemuan mortil tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Dafri (48), yang saat itu tengah bekerja untuk membersihkan lahan kebun miliknya.

Kepada awak media Defri mengaku tengah membersihkan kebun miliknya dengan sebuah sabit. Saat itu, sabit tersebut membentur sebuah benda yang keras.

“Tadi itu saya sedang membersihkan rumput pakai sabit. Kemudian saat sedang bersih-bersih itu sabit saya mengenai sesuatu. Saya lihat, lalu saya pun terkejut, ternyata yang kena itu mortir,” ujar Dafri.

Baca Juga  4 Kali Beraksi di Lokasi yang Sama, Komplotan Pencuri Sarang Burung Walet Ditangkap

Katanya, saat ditemukan, posisi mortir tersebut berada di atas permukaan tanah, bukan tertanam atau tertutup tanah.

Setelah menyadari potensi bahaya dari benda itu, Dafri segera melaporkannya kepada ketua pemuda setempat untuk kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.

Namun, sebelum pihak berwenang tiba di lokasi, Dafri sempat memindahkan mortir tersebut dari kebun ke tempat yang lebih dekat dengan warung tempat ia biasa beristirahat.

Ia mengaku sempat berpikir bahwa benda tersebut tidak berbahaya, karena kondisinya sudah berkarat dan tidak aktif.

“Setelah dilaporkan itu, saya juga sempat memindahkannya ke dekat warung, karena saya pikir tidak akan apa-apa,” ucapnya.

Baca Juga  KPK Tahan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Shelter Tsunami

Sekira pukul 14.30 WIB, Tim Gegana dari Brimob Polda Sumbar tiba di lokasi bersama jajaran aparat kepolisian untuk melakukan penanganan lebih lan­jut. Setelah melakukan pemeriksaan, tim Gegana langsung melakukan evakuasi dan penghancuran mortir di lokasi yang tidak jauh dari tempat penemuan awal.

Penghancuran dilakukan di lokasi terbuka guna memastikan keamanan warga sekitar. Setelah itu, pecahan mortir dievakuasi dan diamankan oleh pihak kepolisian ke tempat yang lebih aman untuk menghindari risiko yang mungkin timbul.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak kepolisian terkait jenis mortir yang ditemukan dan asal muasalnya. Namun, dugaan sementara, benda tersebut merupakan peninggalan dari masa konflik bersenjata di masa lalu yang tertinggal di kawasan tersebut. (brm)