PDG.PANJANG, M ETRO–Seorang pria lanjut usia (lansia) yang berstatus pensiunan dosen ditemukan meninggal dunia di dalam mobil yang terparkir di Jalan M Yamin No. 20, Kelurahan Pasar Usang, Kecamatan Padangpanjang Barat, Kota Padangpanjang, Selasa (15/7) sekitar pukul 18.30 WIB.
Korban yang diketahui bernama Irwan Burianto (73) yang akrab disapa Pak IB ini saat ditemukan, posisinya berada di bangku tengah mobil dan terduduk. Sontak saja, penemuan mayat pensiunan dosen itu, membuat warga gempar dan berbondong-bondong datang untuk menyaksikanya.
Tak berselang lama, Polisi bersama personel BPBD setempat juga datang untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit. Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan medis, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda luka akibat penganiayaan.
Kapolsek Padangpanjang, Iptu Riky Naldo mengungkapkan, korban bernama Irwan Burianto, merupakan warga Jalan M Yamin, Kelurahan Pasar Usang, Padangpanjang Barat. Keluarga menyatakan korban tidak memiliki riwayat penyakit serius.
“Korban ditemukan meninggal dalam mobil Xenia BA 1357 NN berwarna putih yang terparkir di tepi jalan. Korban pada pukul 11.00 WIB berpamitan kepada keluarga untuk mencuci mobil. Namun hingga sore hari, dia tak kunjung pulang. Setelah menerima laporan adanya penemuan mayat, kami langsung mendatangi lokasi,” kata Iptu Riky, Rabu (16/7).
Iptu Riky menjelaskan, kronologi awal penemuan mayat dalam mobil bermula saat dua pelajar bernama Muhammad Fabil dan Muhammad Rafi (17) asal Kecamatan Batipuh melintas di lokasi dan melihat kendaraan mencurigakan yang terparkir lama sekitar pukul 16.30 WIB.
“Kedua saksi awalnya merasa takut melihat petugas di simpang DPR dan berhenti. Karena penasaran, mereka mendekati mobil putih tersebut dan mengintip ke dalam,” jelas Iptu Riky.
Dalam kendaraan, ungkap Iptu Ricky, mereka melihat seorang pria tua duduk di kursi tengah sebelah kanan dengan mulut terbuka dan tampak tak sadarkan diri. Namun, keduanya sempat meninggalkan lokasi dan kembali sekitar pukul 18.30 WIB.
“Saat itu mereka melihat posisi korban tak berubah dan melaporkan temuan tersebut ke Polsek Padang Panjang. Tim gabungan dari Polsek, Satreskrim Polres Padang Panjang, BPBD dan tenaga medis yang menerima informasi lalu tiba di lokasi pukul 18.35 WIB,” tutur Iptu Riky.
Iptu Ricky menambahkan, di lokasi, pihaknya sudah melakukan olah TKP dan lakukan identifikasi awal. Hasil visum luar dari dr Nisa Pratiwi memastikan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Jenazah Irwan kemudian dievakuasi ke RSUD Padang Panjang. Namun, keluarga menolak autopsi dan sudah menandatangani surat pernyataan resmi. Kami telah mengamankan lokasi, memasang garis polisi di sekitar kendaraan dan mengumpulkan keterangan saksi. Korban dikenal sebagai akademisi. Warga terkejut karena almarhum tidak diketahui memiliki penyakit serius,” tukasnya. (*)






