SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Pelatihan Publik Speaking for Elegance and Professional Woman, Pemko Dorong Penguatan Kapasitas Perempuan Sebagai Mitra Aktif Pembangunan

0
×

Pelatihan Publik Speaking for Elegance and Professional Woman, Pemko Dorong Penguatan Kapasitas Perempuan Sebagai Mitra Aktif Pembangunan

Sebarkan artikel ini
PELATIHAN— Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, membuka pelatihan Public Speaking for Elegance and Professional Woman yang digelar Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosPMDPPA) Kota Sawahlunto.

SAWAHLUNTO, METRO–Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, secara resmi membuka pelatihan Public Speaking for Elegance and Professional Woman yang digelar oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosPMDPPA) Kota Sawahlunto, bertempat di Hotel Khas Ombilin.

Pelatihan ini menya­sar para anggota Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kota Sawahlunto, dengan menghadirkan narasumber utama Ane Titisemita — praktisi public speaking sekaligus dosen di salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Sumatera Barat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Riyanda menekankan bahwa keteram­pilan komunikasi publik menjadi kebutuhan stra­tegis bagi perempuan di era digital dan keterbukaan informasi.  “Public speaking adalah kunci kepercayaan diri dan pengaruh positif. Tidak hanya dibutuhkan dalam forum resmi, tetapi juga dalam keseharian — di lingkungan kerja, keluarga, hingga masyarakat,” ujar Wali Kota Riyanda.

Ia menyatakan komitmen Pemko Sawahlunto dalam terus mendorong penguatan kapasitas perempuan sebagai mitra aktif pembangunan, terutama melalui kegiatan yang membekali soft skill dan keberdayaan diri.

“Kegiatan seperti ini memperluas ruang peran perempuan dan menempatkan mereka sebagai agen perubahan sosial yang tangguh dan profesional,” tambahnya.

Wali Kota juga mengajak para peserta untuk menginternalisasi ilmu yang diperoleh, serta me­nginspirasi lingkungan sekitar dengan berbagi pengetahuan dari pelatihan ini.

Pelatihan ini menjadi bagian dari agenda prioritas Pemko Sawahlunto dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang inklusif dan berperspektif gender, selaras dengan visi Sawahlunto sebagai Kota Warisan Dunia yang Berkemajuan dan Berbudaya. (pin)