LEICESTER CITY akhirnya menunjuk pelatih anyar jelang bergulirnya musim Championship 2025/2026. Klub yang baru terdegradasi dari Premier League ini resmi merekrut Marti Cifuentes, eks pelatih Queen’s Park Rangers (QPR) untuk mengambil alih kendali tim setelah kepergian Ruud van Nistelrooy.
Dilansir dari Sky Sports pada Selasa (15/7), Marti Cifuentes telah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan Leicester City. Kontrak tersebut juga disertai opsi perpanjangan selama satu musim tambahan.
Pelatih asal Spanyol itu menggantikan Ruud van Nistelrooy yang mundur setelah tujuh bulan memimpin klub.
Keputusan ini diambil setelah Leicester terdegradasi ke Championship dan menghadapi tantangan finansial serta potensi pengurangan poin akibat dugaan pelanggaran peraturan keberlanjutan dan keuntungan (PSR).
Cifuentes sebelumnya melatih Queen’s Park Rangers dan membawa tim asal London Barat itu finis di posisi ke-15 musim lalu. Ia meninggalkan klub pada akhir Juni usai sempat didekati West Bromwich Albion, meskipun posisi pelatih di sana akhirnya jatuh ke tangan Ryan Mason.
Untuk mengamankan jasa Cifuentes, Leicester membayar kompensasi sebesar GBP 500.000 atau sekitar Rp 10,5 miliar kepada QPR.
Menariknya, Cifuentes menanggung setengah dari nilai tersebut dengan melepaskan sebagian gaji dan uang tanda tangan dari Leicester.
Langkah ini menunjukkan komitmen dan antusiasme sang pelatih terhadap proyek jangka panjang yang ditawarkan klub asal Midlands tersebut.
Manajer baru The Foxes dijadwalkan memimpin laga uji coba tertutup melawan klub afiliasi Leicester, OH Leuven, pada Sabtu mendatang. Setelah itu, tim akan bertolak ke Austria untuk menjalani pemusatan latihan pramusim.
Leicester dijadwalkan mengawali musim Championship 2025/2026 dengan laga kandang melawan Sheffield Wednesday pada 10 Agustus mendatang.
Penunjukan Marti Cifuentes menandai awal baru bagi Leicester City dalam upaya bangkit dari keterpurukan.
Meskipun dihadapkan pada keterbatasan finansial dan potensi sanksi, semangat serta komitmen pelatih anyar ini memberi harapan baru bagi para penggemar The Foxes untuk menyongsong musim yang kompetitif. (jpg)






