METRO PADANG

Usai Khatam Alquran, Lanjut MDTW

0
×

Usai Khatam Alquran, Lanjut MDTW

Sebarkan artikel ini

KURANJI, METRO – Meningkatkan kemampuan tulis baca Alquran di kalangan pelajar merupakan salah satu agenda penting Pemko Padang. Siswa SD yang akan melanjutkan pendidikan ke SMP harus memiliki ijazah Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) ataupun Taman Pendidikan Quran (TPQ).
”Oleh sebab itu, siswa yang belajar di TPQ dan MDT, setelah selesai ujian akhir dilanjutkan dengan khatam Alquran. Hal ini tidak terlepas dari kontribusi Dinas Pendidikan Kota Padang, Kementerian Agama dan pihak-pihak yang terkait,” ujar Kabag Kesra Kota Padang, Jamilus saat membuka Khatam Quran ke-4 dan Wisuda Iqro’ ke-2 MDTA Masjid Al Furqan Pilakuik, Kecamatan Kuranji, Minggu (14/4).
Jamilus menambahkan, khatam alquran ini tidak berhenti sampai disini saja, namun dilanjutkan ke tingkat Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustho (MDTW). Inilah yang dirancang Pemko Padang melalui Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama. Sedangkan jadwal belajarnya akan diatur dua kali seminggu.
”Sebanyak 174 MDTA dan 345 TPQ tersebar di Kota Padang. Sedangkan guru yang telah tersertifikasi untuk mengajarkan dasar membaca Alquran di lembaga tersebut berjumlah 3.750 orang,” terangnya.
Jamilus juga mengungkapkan, Pemko Padang sedang melakukan persiapan untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Sumatra Barat di Kota Solok.
“Kota Padang sudah 24 kali meraih predikat juara umum MTQ tingkat Sumbar. Artinya, pembinaan qori dan qoriah Kota Padang sangat baik. Untuk itu, anak-anak yang telah khatam Quran hendaknya ditingkatkan lagi kemampuan baca Alqurannya baik di rumah ataupun di TPQ supaya lebih mendalami ilmunya,” harapnya.
Pada kesempatan tersebut, Jamilus juga menyinggung mengenai persiapan pelaksanaan Pesantren Ramadhan. Sebagaimana biasanya setiap Ramadhan Pemko Padang mengalihkan proses belajar mengajar di sekolah ke masjid dan mushalla yang ada di Kota Padang guna melaksanakan kegiatan Pesantren Ramadhan.
Berbeda dengan tahun lalu, yang mana Pesantren Ramadhan dilaksanakan selama 11 hari, tahun 2019 kegiatan tersebut akan berlangsung selama 19 hari. Persiapan berupa buku atau agenda Ramadhan telah disiapkan oleh Bagian Kesra Setdako Padang.
Jamilus mengatakan, Pesantren Ramadhan dilaksanakan untuk menambah ilmu agama Islam bagi siswa SD, SMP dan SMA sederajat di Kota Padang.
“Untuk itu, para orang tua diharapkan dapat mengingatkan anak-anaknya agar mengikuti Pesantren Ramadhan di mesjid dan musala terdekat dengan tempat tinggalnya,” pungkas Jamilus. (tin)