BERITA UTAMA

Negosiasi CEPA Tuntas, Prabowo Berhasil Perkuat Posisi Indonesia sebagai Negara yang Dihormati

0
×

Negosiasi CEPA Tuntas, Prabowo Berhasil Perkuat Posisi Indonesia sebagai Negara yang Dihormati

Sebarkan artikel ini
PERTEMUAN BILATERAL— Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di Gedung Berlaymont, Brussels.

JAKARTA, METRO–Keberhasilan Presiden Prabowo Su­bianto menyelesaikan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) dengan Uni Eropa dianggap bisa membawa dampak positif kepada Indonesia. Momentum ini dianggap sebuah keberhasilan diplomasi di kancah global.

“Prabowo menunjuk­kan bahwa kepemimpinan politik Indonesia hari ini tidak hanya responsif ter­hadap tekanan global, te­tapi juga mampu meru­muskan arah dan keputu­san strategis secara man­diri. Ini memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan otoritas yang di­hor­mati di meja perundi­ngan internasional,” ujar Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro dalam ketera­ngan­nya, Senin (14/7).

Agung mengatakan, CEPA sudah lama dibahas oleh Indonesia dan Uni Eropa. Setelah lebih dari satu dekade, diplomasi ini akhirnya membuahkan ha­sil manis. Oleh karena itu, kepemimpinan Prabowo dianggap berorientasi pa­da hasil (result-oriented leadership).

“Terobosan ini tidak terjadi dalam ruang ko­song. Ini hasil dari keha­diran langsung Prabowo dalam diplomasi tingkat tinggi dan keberanian un­tuk menyelesaikan isu-isu krusial secara cepat dan langsung,” jelasnya.

Lebih jauh, Agung me­nyebut bahwa kesepa­ka­tan perdagangan bebas de­ngan Uni Eropa juga memperkuat posisi Pra­bowo di dalam negeri, teru­tama dalam membuktikan bahwa arah kebijakan eko­nomi yang dijanjikan se­lama masa kampanye.

“Ini memperkuat kre­dibilitas politik Prabowo, bahwa janji untuk mem­buka pasar baru, mening­katkan investasi, dan men­ciptakan peluang kerja nyata, kini telah memiliki fondasi kon­kret di level internasional,” tegas Agung.

Selain menjadi pe­nye­im­bang dalam peta dagang glo­bal yang sebelumnya ter­lalu berat ke Amerika Se­ri­kat dan Tiongkok, Pra­bowo juga dianggap ber­hasil me­mosisikan Indonesia se­ba­gai aktor strategis di an­tara poros kekuatan dunia.

“Dalam konteks politik global yang multipolar, keberhasilan menyele­sai­kan stagnasi 10 tahun ne­gosiasi CEPA menjadi pe­san simbolik bahwa Indo­nesia bukan hanya penon­ton, tapi pengarah,” pung­kasnya. (jpg)