PADANG, METRO–Cuaca ekstrem dengan hujan deras dan angin kencang menerjang Kota Padang sepanjang Senin (14/7) pagi hingga malam. Peristiwa ini menyebabkan sejumlah pohon tumbang di tujuh lokasi berbeda, mengganggu akses jalan, merusak fasilitas umum, dan menimpa rumah warga.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton mengatakan, setidaknya terdapat enam lokasi pohon tumbang dan satu kejadian angin puting beliung yang dilaporkan ke pihaknya.
“Sampai sekarang, laporan yang masuk ada enam titik pohon tumbang dan satu lokasi terdampak angin puting beliung. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama unsur terkait langsung turun melakukan evakuasi dan pembersihan,” kata Hendri Zulviton.
Dirincikannya, pohon besar tumbang dan menutup sebagian badan jalan, menyebabkan gangguan arus lalu lintas di Jalan Asrama TNI AD RT 04 RW 05, Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo.
Kemudian, pohon tumbang melintang di jalan raya, menghambat seperempat badan jalan dan aktivitas warga, di Jalan Gunung Panggilun, depan Budiman Swalayan, Kelurahan Gunung Panggilun, Kecamatan Padang Utara.
Pohon tumbang menimpa pagar Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI-PIQ) dan kabel telepon, menutup akses jalan, di Jalan Dr. Abdullah Ahmad No. 4, Depan Panti Asuhan Yatim “PGAI”, Kecamatan Padang Timur.
Pohon tumbang mengenai rumah warga, menyebabkan kerusakan fisik, di RT 01 RW 10, Kelurahan Ganting Parak Gadang, Kecamatan Padang Timur. Akses jalan Bandar di kawasan Jati terhambat akibat pohon tumbang, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Jati Baru, Kecamatan Padang Timur
Pohon tumbang menutup jalan utama, menghambat aktivitas masyarakat sekitar, di Jalan Kampung Tanjung RT 03 RW 04, Kelurahan Lubuk Begalung Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung.
Selain itu, angin puting beliung dilaporkan terjadi di Jalan S. Parman, Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara. Tiupan angin kencang menyebabkan kerusakan ringan di sejumlah titik, membuat warga waspada.
“Dalam pengerjaan evakuasi pohon tumbang, kami bekerja sama dengan pihak Kecamatan, Kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP Kota Padang, dan Kelompok Siaga Bencana (KSB). BPBD mengimbau warga yang melintasi kawasan terdampak agar mencari jalur alternatif hingga penanganan selesai dilakukan” katanya.
Di sisi lain, BPBD juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya hujan lebat disertai angin kencang.
“Kita tetap meminta warga lebih waspada dan hati-hati saat cuaca ekstrem seperti sekarang. Kita mengimbau warga agar tidak berteduh di bawah pohon saat hujan lebat dan segera melaporkan kejadian darurat ke BPBD Kota Padang melalui kanal pelaporan yang tersedia. (brm)






