SOLOK, METRO–Melihat kondisi pasar tradisional, Bupati Solok, Jon Firman Pandu kunjungi langsung pasar Bukit Sileh. Pasar tradisional ini direncanakan akan direvitalisasi. Langkah ini diambil guna mengatasi permasalahan penggunaan badan jalan oleh aktivitas pasar yang selama ini mengganggu kelancaran lalu lintas masyarakat.
Bupati Solok Jon Firman Pandu pun menyusuri setiap sudut pasar dan berdialog langsung dengan para pedagang, serta warga yang beraktivitas di sekitar lokasi.
“Kita melihat sendiri bahwa kondisi pasar saat ini tidak tertata dengan baik. Banyak lapak pedagang yang memakan badan jalan, sehingga mengganggu pengguna jalan umum dan membahayakan keselamatan,” ujarnya.
Menurutnya langkah revitalisasi pasar menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan fasilitas ekonomi masyarakat, sekaligus menata ruang publik agar lebih nyaman dan tertib.
“Revitalisasi ini bukan untuk menggusur, tapi untuk menata. Kita ingin pedagang tetap bisa berjualan dengan aman dan nyaman, sementara jalan umum tidak lagi terganggu,” tambahnya.
Lebihjauh dikatakan, revitalisasi Pasar Bukit Sileh akan mencakup pembangunan lapak yang lebih permanen dan terorganisir, penyediaan drainase yang memadai, serta penataan zona parkir dan pejalan kaki. “Pemerintah juga akan melibatkan pedagang dalam proses perencanaan agar revitalisasi berjalan dengan partisipatif dan sesuai kebutuhan,” sebutnya.
Masyarakat dan pedagang menyambut baik rencana ini, berharap revitalisasi pasar nantinya menjadi tempat yang lebih bersih, nyaman, dan mampu meningkatkan daya tarik ekonomi lokal.
Kunjungan ini juga menjadi komitmen nyata Bupati Solok dalam menjalankan prinsip pemerintahan yang pro rakyat dengan turun langsung ke lapangan untuk menyerap aspirasi dan menindaklanjuti permasalahan secara langsung. (vko)






