LIONEL MESSI kembali mengukir sejarah baru di Liga Utama Amerika Serikat (MLS) dalam kemenangan 2-1 Inter Miami atas New England Revolution di Stadion Gillette pada Kamis (10/7) waktu setempat.
Pemain timnas Argentina ini menjadi pemain MLS pertama yang mencetak lebih dari satu gol dalam empat pertandingan musim reguler secara berturut-turut.
Messi kini telah mencetak dua gol dalam empat penampilan liga terakhirnya melawan ketika The Herons berhadapan melawan CF Montreal, Columbus Crew, laga kedua melawan Montreal, dan New England Revolution.
Messi membuka skor di Foxborough pada menit ke-27, memanfaatkan sundulan Tanner Beason yang meleset di kotak penaltinya sendiri. Bola jatuh tepat di kaki La Pulga dan ia dengan gemilang menceploskan tendangan terukur ke arah gawang.
Hanya sembilan menit kemudian, Sergio Busquets memberikan umpan terobosan brilian kepada Messi yang berlari cepat, yang kemudian melesakkan tendangan khas dengan kaki kirinya untuk membawa Inter Miami unggul 2-0.
Gol bersejarah Messi adalah golnya yang ke-52 selama berseragam merah muda di asal Miami ini. Legenda Barcelona tersebut telah mencetak gol dalam tujuh dari sembilan pertandingan MLS terakhirnya.
Peningkatan performa Messi baru-baru ini telah membantu Inter Miami yang sedang kesulitan untuk kembali ke jalur kemenangan musim reguler MLS 2025. The Herons telah mengumpulkan 13 poin dari lima pertandingan terakhir mereka dan kini hanya terpaut tujuh poin dari pemimpin klasemen Wilayah Timur, Cincinnati, setelah memainkan tiga pertandingan susulan karena tertunda Piala Dunia Antarklub 2025.
Meskipun pasukan Javier Mascherano tersingkir dari turnamen tersebut di babak 16 besar setelah kalah 4-0 dari Paris Saint-Germain, mereka tetap mengukir sejarah.
Inter Miami adalah pertama dan satu-satunya tim MLS yang lolos ke babak playoff kompetisi Piala Dunia Antarklub dan juga menjadi klub Concacaf pertama yang mengalahkan lawan Eropa di kompetisi resmi.
Kekalahan awal ini memberi The Herons waktu untuk kembali fokus pada kampanye domestik mereka sambil berupaya mempertahankan gelar Supporters’ Shield dan memenangkan Piala MLS pertama bagi klub. (jpg)






