OLAHRAGA

PSG Siap Cetak Sejarah, Chelsea Usung Mental Juara di Final Piala Dunia Antarklub

1
×

PSG Siap Cetak Sejarah, Chelsea Usung Mental Juara di Final Piala Dunia Antarklub

Sebarkan artikel ini

FINAL Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 siap menyajikan duel panas dua raksasa Eropa, Chelsea dan Paris Saint-Germain (PSG). Pertandingan akan digelar di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Se­rikat, pada Senin (14/7) pukul 02.00 WIB.

Chelsea melaju ke final dengan penuh percaya diri usai mengalahkan Fluminense 2-0 di semifinal. Di bawah komando Enzo Maresca, The Blues tampil disiplin dan efisien. Ini menjadi final ketiga mereka di ajang ini setelah tahun 2012 dan 2021, de­ngan satu gelar pada 2021 usai mengalahkan Palmeiras.

Di sisi lain, PSG mencetak sejarah dengan me­nembus final untuk pertama kalinya. Skuad asuhan Luis Enrique tampil gemilang, menaklukkan Real Madrid 4-0 di semifinal. Les Parisiens berpeluang me­ngakhiri musim dengan sempurna, setelah sebe­lumnya menyapu bersih empat gelar domestik dan Eropa: Liga Prancis, Piala Prancis, Piala Super Prancis, dan Liga Champions.

Laga final ini diprediksi bakal berjalan sengit. Chelsea dipastikan kehilangan salah satu pilar pentingnya, Moises Caicedo, yang mengalami ce­dera pergelangan kaki pada laga semifinal melawan Fluminense. Pelatih Enzo Maresca menyebut gelandang asal Ekuador tersebut terkilir engkelnya dan masih berpacu dengan waktu untuk pulih.

“Kami punya pertan­dingan penting di hari Minggu, jadi saya berharap kondisinya tidak semakin buruk,” kata Maresca dikutip dari ESPN.

Absennya Caicedo dapat memengaruhi keseimbangan lini tengah Chelsea yang selama ini dikenal solid. Di sisi lain, The Blues tetap mengandalkan performa apik Joao Pedro yang tampil gemilang de­ngan brace saat semifinal.

PSG datang ke laga ini dengan skuad nyaris tanpa celah. Gelandang Fabian Ruiz tampil luar biasa saat menaklukkan Real Madrid, mencetak dua gol dan dinobatkan sebagai pemain terbaik. Ruiz menegaskan tekad timnya untuk menuntaskan musim de­ngan sempurna.

“Kami bermain sepak bola yang atraktif dan i­ngin juara di semua turnamen. Sekarang tinggal satu pertandingan lagi,” ujar Ruiz.

Pelatih Luis Enrique juga menegaskan target tinggi PSG. “Kami berada di final, ini musim yang luar biasa. Kami ingin meme­nangkan final ini demi warga Paris,” ujar Enrique, dikutip dari laman resmi klub.

Chelsea memulai turnamen dari Grup D bersama Flamengo, LAFC, dan Espérance de Tunis. Usai menang 2-0 melawan LAFC, Chelsea sempat kalah 1-3 dari Flamengo sebelum bangkit dengan kemenangan 3-0 atas Espérance untuk lolos sebagai runner-up grup. Di fase gugur, Chelsea me­naklukkan Benfica 4-1, Palmeiras 2-1, dan Fluminense 2-0.

Sementara PSG tergabung di Grup B bersama Atletico Madrid, Botafogo, dan Seattle Sounders. Les Parisiens langsung tampil meyakinkan dengan me­numbangkan Atletico 4-0, meski sempat takluk 0-1 dari Botafogo. Kemenangan 2-0 atas Seattle Sounders mengantarkan mereka ke puncak klasemen grup. Di babak 16 besar, PSG melibas Inter Miami 4-0, menundukkan Bayern Munchen 2-0, dan menaklukkan Real Madrid 4-0.

Berdasarkan catatan pertemuan terakhir di kompetisi Eropa, duel Chelsea vs PSG kerap meng­hadirkan laga ketat. PSG diprediksi akan bermain agresif sejak awal, memanfaatkan kreativitas lini tengah dan kecepatan lini depan. Sementara Chelsea bakal bertumpu pada organisasi pertahanan rapat serta serangan balik cepat.

Absennya Caicedo dapat menjadi kerugian ter­sendiri bagi The Blues, sedangkan PSG yang tam­pil penuh percaya diri punya kans besar mencatat sejarah meraih gelar Piala Dunia Antarklub pertama mereka.

Namun, pengalaman Chelsea di partai final tidak bisa dipandang sebelah mata. Kedalaman skuad serta mental juara yang telah teruji menjadi modal berharga untuk meredam ambisi Les Parisiens.

Selain aksi di lapangan, final Piala Dunia Antarklub 2025 juga akan diramaikan halftime show bertabur bintang dengan penam­pilan J Balvin, Doja Cat, dan Tems. Trofi turnamen ini dirancang eksklusif oleh Tiffany & Co., menambah prestise gelaran tersebut, demikian dirangkum dari sejumlah sumber.

Pertemuan antara Chelsea VS PSG di final CWC 2025 ini bakal menjadi pertemuan ke-9 kedua klub. Mengacu rekor pertemuan 2 tim di ajang resmi sebelumnya, PSG vs Chelsea sudah terjadi sebanyak 8 kali. Pada periode tersebut PSG memegang rekor 3 kemenangan, sementara Chelsea menang 2 kali. Kemudian 3 pertemuan lainnya imbang.

Pertemuan terakhir PSG vs Chelsea terjadi pada 9 tahun silam di babak 16 besar UEFA Champions League 2016. Pada pertandingan 2 leg kandang-tandang Chelsea tumbang.

Leg pertama, PSG ber­tindak sebagai tuan rumah mengamankan kemena­ngan 2-1 lewat gol Zlatan Ibrahimovic dan Edinson Cavani. Sementara Chel­sea hanya membalas 1 gol melalui tendangan kaki kanan Jhon Obi Mikel, usai mendapatkan umpan matang dari Diego Costa.

Pada leg 2, Zlatan Ibrahimovic kembali jadi aktor utama penentu kemenangan PSG, ketika melawat ke London. PSG unggul le­bih dulu melalui tendangan Adrien Rabiot, setelah Ibrahimovic mengirimkan umpan crossing mendatar dari sisi kanan menit 16.

Tak lama berselang, 10 menit kemudian Chelsea menyamakan kedudukan melalui Diego Costa. Namun di babak kedua, Zlatan Ibrahimovic benar-benar menjadi mimpi buruk bagi Chelsea.

Zlatan membukukan umpan gol di babak pertama. Zlatan mencetak gol kemenangan pada menit 67, selepas menerima umpan dari Di Maria.

Hasil kemenangan pada pertandingan 2 leg kala itu, menyingkirkan Chelsea dari ajang Champions League (UCL). Ketika itu PSG melangkah ke perempat final, namun disingkirkan Manchester City.

Kini PSG terbukti jauh lebih kuat dibanding 9 tahun lalu, pasalnya klub asal Ibu Kota Prancis itu baru saja meraih gelar juara Liga Champions 2025. Bukti kekuatan Les Parisiens juga ditunjukkan dengan tampil baik di CWC 2025.

Di sisi lain, Chelsea tak harus tunduk dengan dominasi PSG. Meski rekor pertemuan dan tren positif berpihak kepada PSG, Chelsea mesti menjejakkan kaki di final dengan kepala tegak.

The Blues layak bermain di laga puncak kejuaraan dunia antarklub 2025. Bermodal kombinasi skuad muda, Chelsea berpeluang jadi mesin yang bisa menghentikan laju PSG saat ini.

PSG berpeluang kem­bali mempertahankan formasi ketika sukses menundukkan Real Madrid di semifinal. Marquinhos dan Beraldo di bek tengah. Lini tengah tetap diperkuat Vi­tinha dan Neves, sementara Ruiz menambah kre­ativitas. Barcola, Doué, dan Kvaratskhelia menjamin kecepatan dan menciptakan peluang, dengan opsi rotasi Dembélé.

Chelsea juga berpeluang mempertahankan formasi ketika mengalahkan Fluminense di semifinal. Lini tengah solid dengan Caicedo dan Fernández, sebagai pengatur permai­nan. Kemudian didukung oleh Lavia untuk stabilitas. (*/rom)

Prediksi Susunan Pemain

PSG (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Achraf Hakimi, Marquinhos, Lucas Beraldo, Nuno Mendes; Fabian Ruiz, Vitinha, Joao Neves; Desire Doue, Ousmane Dembele, Khvicha Kvaratskhelia.
Pelatih: Luis Enrique.

Chelsea (4-2-3-1): Robert Sánchez; Malo Gusto, Trevoh Chalobah, Tosin Adarabioyo, Marc Cucurella; Moisés Caicedo, Enzo Fernández ; Cole Palmer, Pedro Neto, Christopher Nkunku; João Pedro.
Pelatih: Enzo Maresca