PAYAKUMBUH/50 KOTA

Wawako Payakumbuh Tanam Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

0
×

Wawako Payakumbuh Tanam Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
TANAM JAGUNG SERENTAK— Wakil Wali Kota Payakumbug Elzadaswarman, melakukan penanaman jagung di Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Payakumbuh Timur, beberapa waktu lalu

POLIKO, METRO–Pemerintah Kota Payakumbuh bersama Polres Payakumbuh memperkuat sinergi dalam mendukung program swasembada pa­ngan nasional melalui kegiatan penanaman jagung serentak kuartal III tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Payakumbuh Timur, Rabu (9/7).

Penanaman jagung dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Paya­kumbuh, Elzadaswarman, didampingi Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ri­cardo, jajaran Forkopimda, serta kepala perangkat daerah terkait. Lahan yang digunakan merupakan lahan tinggal yang belum dimanfaatkan secara maksimal oleh ma­sya­rakat setempat.

Wakil Wali Kota Elzadaswarman menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ter­sebut. Ia menilai, penanaman jagung serentak ini me­rupakan bukti nyata si­nergi antara pemerintah daerah dan aparat ke­ama­nan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Kegiatan ini adalah langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas lahan dan mewujudkan swasembada pangan pada 2025. Hal ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI Pra­bowo Subianto, terutama misi kemandirian pangan, energi, air, dan eko­no­mi,” ujar Elzadaswarman.

Ia juga berharap kegiatan ini menjadi awal dari pengembangan pertanian berkelanjutan yang berdampak langsung pada ke­sejahteraan masya­ra­kat.

“Semoga program ini mendorong peningkatan kesejahteraan petani, men­­­jaga produktivitas lahan, dan melestarikan ling­kungan demi masa depan generasi mendatang,” tam­­bah­­nya.

Sementara itu, Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo menegaskan bahwa keikutsertaan Polri merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, Pol­ri berperan aktif dalam berbagai tahapan, mulai dari penyediaan lahan, pembibitan, perawatan, hingga penyerapan hasil panen.

“Kami juga memberikan dukungan operasional kepada para penyuluh pertanian. Bulog perlu menjadi mitra strategis dalam menyerap hasil panen, disertai kerja sama dengan perusahaan pakan ternak agar produksi jagung dapat terserap maksimal,” ungkap Kapolres. Kegiatan penanaman jagung serentak ini menjadi bentuk konkret kolaborasi lintas sektor dalam menjawab tantangan ketahanan pangan ke depan.(uus)