METRO PESISIR

Wako Pariaman Promosi dan Tapping Program Nusa Raya di Jakarta

1
×

Wako Pariaman Promosi dan Tapping Program Nusa Raya di Jakarta

Sebarkan artikel ini
AUDIENSI—Wali Kota Pariaman, Yota Balad, saat melakukan audiensi dan tapping program Nusa Raya di Kompas Gramedia, Jakarta.

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman, Yota Balad, melakukan audiensi dan tapping program nusa raya di Kompas Gramedia, Jakarta, kemarin. Dalam kesempatan tersebut, Walikota memaparkan sejumlah program unggulan Pemerintah Kota Pariaman serta memperkenalkan budaya khas daerah, yaitu festival budaya hoyak tabuik.

Dalam sesi wawancara, Yota Balad menyampaikan komitmennya untuk membangun Pariaman melalui program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyara­kat.

Beberapa program ung­gu­lan yang diangkat antara lain, satu rumah satu sarjana plus: program pendidikan strategis untuk memastikan setiap keluarga miskin memiliki minimal satu sarjana, lengkap dengan dukungan beasiswa dan pelatihan keteram­pilan.

Pelatihan sekolah kedinasan pembinaan intensif bagi pelajar sari keluarga miskin untuk meningkatkan peluang masuk ke sekolah-sekolah kedinasan nasional.

Satu rumah satu tahfidz: gerakan religius yang me­nargetkan lahirnya pa­ra penghafal Al-Qur’an dari setiap rumah di Kota Pariaman.

“Program-program ini lahir dari kebutuhan nyata masyarakat dan menjadi bagian dari visi menjadikan Kota Pariaman sebagai kota yang cerdas, religius, dan berdaya saing,” kata Walikota Pasriaman Yota Balad, kemarin.

Selain memaparkan program prioritas, Walikota juga memperkenalkan festival tabuik sebagai wa­risan budaya yang menjadi identitas dan daya tarik pariwisata Kota Pariaman. Ia menegaskan bahwa pe­les­­tarian budaya lokal men­­jadi bagian penting dari pembangunan berkelanjutan di daerah.

Program nusa raya  yang ditayangkan oleh kompas gramedia merupakan media nasional yang mengangkat kisah-kisah inspiratif dari berbagai penjuru Indonesia. Kehadiran Wali Kota Pariaman dalam program ini menjadi ajang strategis untuk memper­kenalkan inovasi dan po­ten­si daerah kepada publik yang lebih luas. (efa)