METRO PADANG

1 Rumah 1 Kolam Lele, Solusi Keluarga Prasejahtera untuk Mandiri

0
×

1 Rumah 1 Kolam Lele, Solusi Keluarga Prasejahtera untuk Mandiri

Sebarkan artikel ini
PANEN RAYA LELE— Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Alfiadi, menghadiri kegiatan panen raya lele di kawasan Bukit Anak Air, Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (8/7).

ANAKAIA, METRO–Program Satu Rumah Satu Kolam Lele yang digagas Yayasan Rangkiang Peduli Nagari (RPN) diyakini mampu mendorong keluarga prasejahtera untuk mandiri secara ekonomi dengan memanfaatkan potensi perikanan budidaya.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perikanan dan Pangan, Alfiadi yang hadir mewakili Wali Kota Padang dalam kegiatan panen raya lele yang digelar di kawasan Bukit Anak Air, Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (8/7).

Alfiadi menyebut bahwa program ini sejalan dengan visi besar Pemko Padang untuk menggerakkan seluruh sektor dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi keluarga.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Rangkiang Peduli Nagari. Program ini sangat strategis, karena mendorong masyarakat khususnya keluarga pra-sejahtera untuk mandiri secara eko­nomi dengan memanfaatkan potensi perikanan budidaya, khususnya lele,” ujar Alfiadi.

Baca Juga  Target Imunisasi MR 95 Persen Capaian Rendah,  Dinkes tak Menyerah

Ia menambahkan, Pem­­ko Padang saat ini tengah fokus menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk di sektor pangan dan perikanan.

Dukungan terhadap Pro­­gram Satu Rumah Satu Kolam Lele merupakan bagian dari langkah kon­kret pemerintah dalam me­nekan kerentanan eko­nomi dan menciptakan ketahanan pangan dari level rumah tangga.

“Program ini menjadi solusi nyata di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan. Kami berharap sinergi seperti ini terus tumbuh, karena pemerintah tidak bisa bekerja sen­diri. Butuh keterlibatan semua pihak termasuk yayasan, dunia usaha, dan masyarakat,” tambah dia.

CEO Rangkian Peduli Nagari, Zeng Wellf menjelaskan bahwa panen kali ini merupakan hasil dari kolaborasi sosial yang melibatkan banyak elemen, termasuk dukungan Pemko Padang dan sejumlah BUMN/BUMD. Panen kedua ini mampu menghasilkan sekitar 1,5 ton lele dari kolam rumah percontohan di Anak Air.

Baca Juga  Tingkatkan Skill, Satukan Visi Misi dan Penyelamatan Manusia, Rescuer MRT Semen Padang Latihan Gabungan Bersama Basarnas

“Kami melihat banyak lahan dan kolam tidur yang sebelumnya sempat aktif namun mati suri karena modal. Melalui program ini, kami bantu dari sisi bibit, pakan, hingga pemasaran. Masyarakat hanya perlu menyediakan lahan dan merawat kolamnya. Modalnya bersumber dari zakat, infak, serta CSR mitra seperti Semen Padang, Bank Nagari, dan Bank BSI,” papar Zeng.

Ia menyebut program ini akan diperluas ke 104 kelurahan di Kota Padang, menjadikan satu rumah satu kolam sebagai gerakan kolektif yang mampu menciptakan peluang usaha dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. (rel)