BERITA UTAMA

Bank Nagari Permudah Masyarakat dan Perantau BukaTabungan Secara Online, Di Mana pun dan Kapan pun

1
×

Bank Nagari Permudah Masyarakat dan Perantau BukaTabungan Secara Online, Di Mana pun dan Kapan pun

Sebarkan artikel ini
BUKA TABUNGAN ONLINE— Bank Nagari menghadirkan menu Pembukaan Rekening Bank di Super Apps Ollin by Nagari.

PADANG, METRO–Kemajuan teknologi saat ini mempermudah banyak hal. Di dunia perbankan, digitalisasi ber­langsung sangat cepat. Aktivitas produk dan layanan yang selama ini banyak dilakukan dengan tatap muka, dalam artian masyarakat atau nasabah musti berkunjung langsung ke kantor-kantor bank pada jam operasional.

Saat ini layanan per­bankan sudah dapat dilaku­kan secara mandiri dengan hanya bermodalkan device (smarphone, tablet, PC, dan lain-lain) sepanjang terkoneksi dengan jaringan internet. Produk dan laya­nan perbankan tersebut disebut Mobile Banking dan Internet Banking.

Kemajuan produk dan layanan ini terus bertran­sformasi sehingga banyak bank yang terus mening­katkan fitur mobile banking menjadi sebuah Super Apps. Yaitu sebuah aplikasi seluler atau device berb­asis internet yang mena­warkan berbagai layanan dan fitur dalam satu platform. Yang memungkinkan pengguna untuk melaku­kan berbagai aktivitas se­perti aktivitas keuangan berupa cek saldo, transfer antar bank, pembayaran tagihan-tagihan, pembe­lian, QRIS, pengisian e-wallet, digital peyment, tran­saksi e-commerce, ride-hailing, pemesanan ako­mo­dasi dan makanan, akti­vi­tas sosial keagamaan, pengajuan pinjaman dan lainnya.

Transformasi ini sudah berkembang di beberapa Bank papan atas seperti kita kenal Aplikasi Super Apps Livin’ dari Bank Man­diri, BRImo dari BRI, myBCA dari BCA, Wondr dari BNI, BYOND dari BSI, Bale dari BTN, Permata Mobile X dari Bank Per­mata, Digibank dari DBS, Jenius dari BTPN, Octo Mobile dari CIMB, MyPanin dari Panin Bank, belum lagi aplikasi-aplikasi mobile dari Bank-Bank digital seperti Bank Jago, Blue Bank, Bank Raya, Allo Bank, Bank Ala­din, Krom Bank, dan lain-lain.

Fitur terkini yang se­makin memudahkan dan memanjakan masyarakat adalah disediakannya me­nu Pembukaan Rekening Bank secara online sehing­ga sangat sesuai di era digital. Banyak bank di Indonesia yang sudah me­nyediakan layanan pembu­kaan rekening secara on­line melalui aplikasi atau website resmi mereka. Ca­lon nasabah dapat mem­buka rekening tanpa perlu datang ke kantor cabang, sehingga menghemat wak­tu dan tenaga.

Sebagai lembaga yang musti senantiasa adaptif dengan perubahan dan persaingan agar tetap bisa bertahan dan tumbuh ber­kelanjutan di tengah ke­majuan digitalisasi yang berlangsung cepat, maka Bank Nagari juga berhasil mengembangkan diri dan mampu membangun se­buah Super Apps yang diberi nama “Ollin by Na­gari” dengan taglinenya “Ollin by Nagari, dimana­pun, kapanpun”.

Super Apps Ollin by Nagari dikembangkan un­tuk memberikan kemuda­han dan meningkatkan la­ya­nan transaksi kepada ma­syarakat sehingga mam­pu menghasilkan tingkat pe­layanan yang lebih cepat, terpercaya, dan handal, serta jangkauan pelayanan yang dapat diakses “Di­manapun, Kapanpun”.

Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, di­dampingi Direktur Keua­ngan, Roni Edrian, kepada awak media manyampai­kan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan ma­syarakat terhadap Super Apps Ollin by Nagari.

“Alhamdulillah sampai dengan posisi Juni 2025, jumlah pengguna Super Apps Ollin by Nagari men­capai 287.658 orang,” kata Gusti.

Gusti menjelaskan, pa­da tahun 2024 total fre­keuensi transaksi di Ollin mencapai 16,7 Juta dengan rata-rata frekuensi tran­saksi per bulan sebanyak 1,4 Juta transaksi. Volume atau nominal transaksi juga signifikan.

“Tahun 2025 ini, dari bulan Januari 2025 sampai Juni 2025 jumlah frekuensi transaksi sudah mencapai 13,2 Juta transaksi atau rata-rata frekuensi tran­saksi per bulan mencapai 2,2 Juta transaksi. Jumlah Naik siginifikan dari tahun lalu,” ujar Gusti berse­mangat, karena merupa­kan suatu angka yang sig­ni­fikan untuk se­buah Bank di Sumbar.

Gusti menambahkan bahwa data dan fakta ini menunjukan bagaimana antusiasnya nasabah dan masyarakat menggunakan aplikasi yang memberikan mereka kemudahan dan kecepatan dalam meng­akses berbagai layanan keuangan, dimanapun dan kapanpun.

Tidak cukup sampai di sana, ujar Gusti lagi, untuk melengkapi fitur Ollin, ma­ka Bank Nagari efektif sejak bulan Januari 2025 yang lalu juga sudah mem­pero­leh izin dari OJK dan BI untuk pembukaan rekening tabungan secara online melalui aplikasi Super Apps Ollin by Nagari.

“Bank Nagari segera bergerak cepat untuk men­sosialisasikan dan mema­sarkan fitur pembukaan rekening tabungan online melalui Ollin tersebut. Ten­tunya dengan menyasar pasar atau segmen dan berbagai pertimbangan­nya,” katanya.

Pertimbangan perta­ma, menurut Gusti, ma­syarakat umumnya sema­kin terbiasa dengan laya­nan digitalisasi, karena mereka ingin suatu produk yang mampu memberikan pelayanan yang cepat, mudah, murah, aman, nya­man dan bertanggung ja­wab. Nama besar Bank Nagari sebagai Bank Milik Pemerintah Daerah dan mempunyai reputasi baik selama ini, merupakan salah satu keunggulan un­tuk membuat masyarakat meyakini dan menggu­nakan fitur pembukaan rekening online di aplikasi Ollin.

“Kedua, secara lebih spesifik, fitur pembukaaan rekening tabungan secara online ini sangat memudah­kan dan akan digemari oleh kelompok demografi gen Milenial dan Gen-Z, yang saat ini mempunyai porsi sekitar 65% dari jum­lah penduduk, baik pen­duduk Sumatera Barat, maupun jumlah penduduk Indonesia. Generasi ini adalah generasi yang sa­ngat melek dengan digital, terbiasa dengan transaksi di gadget, penggunaan QRIS dan layanan non-tunai lainnya,” sebutnya.

Pasar ini, kata Gusti, merupakan pasar poten­sial hari ini dan masa depan bagi Bank. Oleh karena itu Bank Nagari sangat aktif dalam kegiatan literasi dan pemasaran ke sekolah-sekolah dan kampus, serta kegiatan yang digandrungi anak muda seperti Car Free Day, Run, Olahraga, Kese­nian, Budaya, Perlom­baan, games, festival be­lanja dan kuliner serta even-even menarik lainnya.

“Ketiga, sasaran yang lebih spesifik lagi serta selama ini terus diha­rap­kan semakin kongkrit pe­ning­­katan kontribusinya untuk membantu Sumbar, adalah para perantau Mi­nang. Sebagaimana data Statistik Perbankan Indonesia (SPI) OJK tentang data perbankan di Sumbar, maka perbandingan antara volume pinjaman dengan dana masyarakat yang dihimpun perbankan di Sumbar, atau dikenal de­ngan istilah Loan to Deposit Ratio (LDR) adalah men­capai 129 % sampai dengan 130%,” katanya.

Rasio LDR Sumbar ini tidak ideal karena rentang idealnya sesuai standar perbankan adalah antara 84% sampai dengan 94%. Dengan kondisi ini, mang­akibatkan Bank Nagari ha­rus mencari dana masya­ra­kat berupa giro, tabu­ngan dan deposito ke luar Sumbar, terutama ke Ja­karta. Jika berurusan d­e­ngan pemilik dana besar yaitu korporasi, maka ber­la­ku mekanisme pasar supply dan demand, sehingga umumnya suku bunga/ba­gi hasil yang diminta kor­porasi tersebut tergolong mahal, sehingga tidak baik untuk daya saing suku bunga pinjaman yang akan ditawarkan kepada masya­rakat, serta juga membe­bani biaya operasional Bank Nagari.

“Oleh karena itu harus ada terobosan untuk men­cari dan mendapatkan sum­ber dana yang lebih wajar, yaitu pasar perantau Mi­nang. Dengan pertemuan dan sosialisasi yang dike­mas dengan akrab, diha­rapkan semakin kongkrit terbangun rasa memba­ngun kampung dari para perantau dengan ikut mem­bantu sumber pendanaan Bank Nagari, dengan salah satu caranya adalah pem­bukaan rekening secara online di Bank Nagari,” tegas Gusti.

Gusti menyampaikan apabila para perantau Mi­nang banyak menabung dan menyimpan uangnya di Bank Nagari, maka hal tersebut akan sangat mem­bantu struktur sumber pen­danaan Bank Nagari, se­hingga Bank Nagari akan semakin kompetitif dan labanya akan semakin me­ningkat untuk kemudian menjadi dividen pemegang saham yang akan masuk langsung sebagai Penda­patan Asli Daerah (PAD) di APBD masing-masing Pem­­da (Pemprov Sumbar serta Kabupaten dan Kota di Sumbar) yang selan­jutnya berguna untuk program pembangunan ber­bagai bidang di daerah.

“Di antara kegiatan so­sialisasi dan pemasaran Bank Nagari dan fitur pe­m­bukaan rekening online ini kepada segmen perantau Minang ini, maka kegiatan melakukan kunjungan dan pertemuan dengan para tokoh-tokoh dan organisasi perantau merupakan salah satu strategi efektif yang dilakukan Bank Nagari,” kata dia.

Karena hanya dengan rombongan kecil dan pera­latan yang sederhana, kata Gusti lagi, Bank Nagari bisa bertemu dengan ratusan perantuan dan ribuan ak­ses ke kantong-kantong data based komunitas pe­rantau yang potensial men­jadi nasabah Bank Nagari melalui pembukaan reke­ning online serta produk dan layanan lainnya yang ber­kembang dari pertemuan, serta dapat ditindaklanjuti setelah pertemuan, seperti rencana investasi di Sum­bar, kerjasama lalu lintas keuangan, kerjasama laya­nan teknologi dan aplikasi, pemberian pinjaman dan lainnya.

“Oleh karena itu Bank Nagari berterima kasih kepada Pemerintah Pro­vinsi Sumbar yang telah mengajak dan memfa­silita­si Bank Nagari untuk ikut dalam kegiatan pertemuan Pepmprov. Sumbar de­ngan organisasi-organisasi Pe­ran­tau Minang, bersa­maan dengan kegiatan Pem­prov Sumbar menyosialisasikan program unggulan daerah serta mengharapkan du­kungan para perantau un­tuk berkontribusi nyata mem­ba­ngun Sumbar,” ujarnya.

Menurut Gusti, bukan hal mudah bagi Bank Na­gari untuk bisa mengum­pulkan dan bertemu de­ngan banyak tokoh dan ko­munitas perantau Minang. Ketika ajang tersebut dise­diakan slot waktu oleh Pem­prov Sumbar kepada Bank Nagari untuk pemaparan dan melakukan pemasa­ran, tentu sangat disambut baik oleh Bank Nagari.

“Bagi Bank Nagari jelas kolaborasi kegiatan ini sa­ngat bermanfaat karena Perantau Minang lebih an­tusias hadir karena diun­dang oleh Kepala Daerah.  Dalam kegiatan pemasa­ran, hal ini wajar dilakukan oleh Bank karena ada benefit yang bisa lang­sung diperoleh saat even dan ada benefit yang akan di­ak­ses lebih lanjut ber­da­sar­kan data based peran­tau yang diperoleh,” ulanya.

Dengan demikian kon­disi dan pertimbangan bah­wa LDR Perbankan di Su­matera Barat yang ber­kisar 129% sampai dengan 130%, mengharuskan Bank-Bank di Sumbar untuk mencari sumber pendanaan ke luar Sumbar. Bagi Bank Nagari salah satu pasar poten­sialnya adalah para pe­rantau Minang.

“Karena itu ke depan­nya, Bank Nagari akan senang hati apabila di dae­rah-daerah dan kantong-kantong yang banyak pe­rantau minangnya, Bank Nagari diminta hadir de­ngan perhitungan benefit nantinya Bank Nagari akan mendapatkan nasabah ba­ru atau peningkatan jum­lah nasabah atau data ba­sed potensi nasabah,” ka­ta dia.

Sebagai gambaran ten­tang antusiasme masya­rakat menyambut fitur pem­bukaan rekening online di Ollin by Nagari, dari bulan Januari 2025 sampai Juni 2025 atau lebih kurang 6 bulan, telah diterima pem­bukaan rekening tabungan online sebanyak 9.668 re­kening dengan saldo per 30 Juni 2025 sebesar Rp9,5 Miliar. Suatu angka yang cukup signifikan dan men­janjikan untuk suatu fitur yang baru dirilis.

Roni Edrian pada akhir pernyataannya menyam­paikan bahwa Super Apps Ollin by Nagari juga dileng­kapi dengan Aplikasi Na­gari Digital Mas­jid (NDM) yaitu suatu aplikasi yang memudah­kan masyarakat di rantau untuk mengeta­hui dan me­ngikuti perkem­bangan da­ta dan informasi dari mas­jid dan mushala di kam­pung halaman ma­sing-masing, serta dengan mu­dah melakukan infak se­dekah dan wakaf karena menu donasinya dan transfer uangnya tersedia di Ollin by Nagari, serta di­leng­kapi dengan QRIS ma­sing-masing masjid dan mushala tersebut. (*)