SIJUNJUNG, METRO – KPU Kabupaten Sijunjung mendistribusikan logistik Pemilu 2019 ketiga kecamatan, Minggu (14/4). Seluruh logistik itu nantinya akan didistribusikan ke setiap TPS yang ada menjelang waktu pemilihan berlangsung.
Pendistribusian itupun disaksikan secara bersama oleh Bawaslu, Polres Sijunjung, Pemda, Kodim 0310/SS. Pendistribusian ini mendapat pengawalan patwal dari Polres Sijunjung hingga ke lokasi tujuan.
Bahan logistik itu diberangkatkan dari gudang logistik KPU Sijunjung yang dilakukan secara langsung oleh Ketua KPU, Lindo Karsyah dan didampingi seluruh komisioner KPU seperti Gunawan (Devisi Perencanaan Data dan Informasi), Diki Zulkarnain, Fahrul Rozi Burda dan Sekretaris KPU Sijunjung, Irzal Zamzami. Logistik itu dikirimkan untuk tiga kecamatan yang dituju antara lain, Kecamatan Lubuk Tarok, IV Nagari dan Kupitan.
Bahan logistik pemilu 2019 itu didistribusikan dengan menggunakan tiga unit mobil box dari PT Pos Indonesia. “Ada 695 kotak suara yang didistribusikan pada tiga kecamatan yang ada di Kabupaten Sijunjung,” sebut Lindo Karsyah usai pelepasan pendistribusian logistik itu kepada awak media.
Selaian kotak suara, juga ada bilik suara dan kotak suara PPK.
“Untuk kecamatan Lubuk Tarok sebanyak 255 kotak suara, 204 bilik suara dan 13 kotak suara PPK. Kemudian Kecamatan IV Nagari 245 suara, 196 bilik suara dan 13 kotak suara PPK serta Kecamatan Kupitan 195 kotak suara, 156 bilik suara dan 13 kotak suara PPK,” terangnya.
Pelepasan dan pendistribusian logistik secara simbolis itu disaksikan Ketua Bawaslu Sijunjung, Agus Hutrial Tatul beserta Koordinator Divisi Pengawasan, Riki Minarsah Koordinator Devisi Hukum Juni Wandri, dan unsur Forkopimda. Seperti Kabag Ops Polres Sijunjung, Kompol R Sihombing, Kasat Sabhara Iptu Asril, pejabat Kodim 0310/SS dan Kasi Binpol Kesbangpol Linmas, Yan Hadiyan.
Disamping itu, dari data yang peroleh bahwa di Kecamatan Lubuk Tarok, terdapat 30 persen pemilih yang disabilitas. Sedangkan untuk setiap TPS hanya menyediakan formulir C3 untuk pemilih difable sebanyak 5 lembar.
“Terkait ini nanti kita perbanyak foto copy formulirnya saja. Para pemilih yang difable boleh membawa pendamping dari sendiri atau meminta bantuan kepada petugas di TPS pada saat melakukan pencoblosan,” tuturnya. (ndo)





